Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Di Taman Kota – Video

Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Di Taman Kota
0 Komentar

Satuan Reserse Kriminal Polres Kuningan menggelar rekonstruksi kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di kawasan Taman Kota. Dalam rekonstruksi ini, tersangka memperagakan 43 adegan untuk memperjelas kronologi peristiwa dan melengkapi berkas penyidikan.

Satuan Reserse Kriminal Polres Kuningan menggelar rekonstruksi kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di kawasan Taman Kota pada 17 Juni lalu, yang menyebabkan korban meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit.

Dalam kegiatan yang dimulai Rabu 8 Juli 2026 sekitar pukul 10 pagi ini, tersangka memperagakan 43 adegan dihadapan penyidik, pihak kejaksaan, dan sejumlah saksi. Rekonstruksi dimulai dari saat tersangka datang ke lokasi dan memergoki korban sedang bersama istrinya. Dari peristiwa tersebut, diketahui dengan detail terjadi rangkaian kejadian yang berujung pada tindakan penganiayaan.

Baca Juga:Jalan Rusak Di Desa Rawaurip Dikeluhkan Masyarakat – VideoPetani Garam Cirebon Keluhkan Sepinya Pembeli Saat Panen – Video

Menurut Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Aziz, inti dari tindakan penganiayaan terdapat pada adegan ke-30. Rekonstruksi juga menghadirkan saksi dari Satpol PP yang turut mengamankan korban usai insiden terjadi.

Setelah kejadian, korban diamankan ke Kantor Satpol PP yang berada di sekitar Taman Kota sebelum dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Pihak Kejaksaan Negeri Kuningan yang turut mengawasi jalannya rekonstruksi menilai seluruh adegan berjalan lancar dan sesuai dengan kebutuhan penyidikan.

Selanjutnya, penyidik Satreskrim Polres Kuningan akan merampungkan berkas perkara untuk dikoordinasikan dengan Jaksa Penuntut Umum sebelum memasuki tahap hukum berikutnya.

Diberitakan sebelumnya, dari kasus ini polisi telah menetapkan pria berinisial B 38 tahun, warga Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, sebagai tersangka. Sementara korban berinisial YW 49 tahun merupakan warga Desa Garawangi, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan.

0 Komentar