Adaptasi Cepat dan Kemampuan Teknis
Salah satu kunci keberhasilan Veda adalah kemampuannya beradaptasi dengan cepat. Ia mempelajari sirkuit-sirkuit baru melalui video game MotoGP dan menonton rekaman balapan . Kemampuannya dalam melakukan pengereman keras dan insting menyalip yang agresif menjadi keunggulan utamanya .
Di GP Jerman misalnya, ia berhasil bangkit dari posisi ke-13 ke posisi ke-8. Manajer tim, Hiroshi Aoyama, memuji semangat juang dan kemampuan Veda untuk tetap fokus meskipun kehilangan kontak dengan grup depan .
Target dan Harapan ke Depan
Meskipun Maximo Quiles memimpin klasemen dengan 231 poin, jarak 141 poin masih bisa dikejar karena masih ada 11 seri balapan tersisa . Veda bercita-cita menjadi pembalap MotoGP Indonesia pertama dan menjadi juara dunia . Dengan talenta dan kerja kerasnya, ia berada di jalur yang tepat untuk mewujudkan mimpi besar itu.
