Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Peru, 6 Tewas dan Ratusan Warga Mengungsi

Ilustrasi gempa bumi
Ilustrasi gempa bumi Foto : Pinterest
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Pegunungan Andes, Peru, pada Sabtu (19/7/2026) malam waktu setempat. Bencana tersebut mengakibatkan enam orang meninggal dunia, puluhan lainnya mengalami luka-luka, serta sekitar 300 warga terpaksa mengungsi akibat kerusakan yang ditimbulkan.

Pusat gempa berada di kawasan Provinsi Junín, sekitar 300 kilometer di sebelah timur ibu kota Lima. Guncangan terjadi pada kedalaman yang relatif dangkal sehingga terasa kuat di sejumlah permukiman dan menyebabkan kerusakan pada bangunan warga.

Rumah Warga Rusak, Ratusan Orang Kehilangan Tempat Tinggal

Otoritas pertahanan sipil Peru melaporkan puluhan rumah mengalami kerusakan berat, bahkan sebagian di antaranya roboh. Sebagian besar bangunan yang terdampak merupakan rumah tradisional berbahan adobe atau bata tanah liat yang memang lebih rentan terhadap guncangan gempa.

Baca Juga:BMKG Ungkap Indonesia Kini Dikepung 14 Zona Megathrust, Potensi Gempa Mencapai Magnitudo 9,2Gempa Dahsyat Magnitudo 7,5 Hantam Venezuela, Darurat Nasional Ditetapkan

Akibat kerusakan tersebut, sekitar 300 warga harus meninggalkan rumah mereka dan untuk sementara tinggal di tenda-tenda darurat yang disediakan pemerintah.

Tim Penyelamat Diterjunkan

Pemerintah Peru langsung mengerahkan tim penyelamat, petugas pemadam kebakaran, dan aparat setempat ke lokasi terdampak. Mereka melakukan pencarian korban, mengevakuasi warga, serta membersihkan puing bangunan yang runtuh.

Petugas juga masih melakukan pendataan terhadap kerusakan infrastruktur maupun kemungkinan adanya korban tambahan di sejumlah desa yang sulit dijangkau.

Peru Berada di Jalur Cincin Api Pasifik

Peru merupakan salah satu negara yang berada di kawasan Pacific Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik, yaitu wilayah dengan aktivitas tektonik tertinggi di dunia.

Posisi geografis tersebut membuat Peru kerap mengalami gempa bumi dengan berbagai magnitudo setiap tahunnya. Salah satu gempa paling mematikan terjadi pada 2007, ketika gempa berkekuatan magnitudo 7,9 mengguncang wilayah Pisco dan menewaskan hampir 600 orang.

Meski magnitudo gempa kali ini tidak sebesar peristiwa pada 2007, kerusakan tetap cukup signifikan karena banyak bangunan di wilayah terdampak masih menggunakan material tradisional yang mudah roboh saat diguncang gempa.

Pemerintah Peru mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan mengikuti arahan petugas demi menjaga keselamatan selama proses penanganan bencana berlangsung.

0 Komentar