FIFA juga menikmati keuntungan tambahan karena terdaftar di Swiss dan menikmati status organisasi nirlaba yang dibebaskan dari pajak penghasilan.
Total Hadiah Tim: Rp 15,6 Triliun untuk 48 Peserta
Dari pendapatan raksasa itu, FIFA juga membagikan hadiah terbesar dalam sejarah kepada para peserta. Total dana hadiah yang disiapkan mencapai 871 juta dollar AS, meningkat 65 persen dibandingkan edisi 2022.
Rincian hadiah berdasarkan pencapaian adalah sebagai berikut:
| Pencapaian | Hadiah (USD) |
|---|---|
| Juara (Spanyol) | 50 juta |
| Runner-up (Argentina) | 33 juta |
| Peringkat Ketiga (Inggris) | 29 juta |
| Peringkat Keempat (Prancis) | 27 juta |
| Perempat Finalis | 20 juta |
| Babak 16 Besar | 16 juta |
| Peringkat 17-32 | 12 juta |
| Peringkat 33-48 | 10 juta |
Sumber: Data dihimpun dari berbagai laporan keuangan Piala Dunia 2026.
Baca Juga:Dari Trump hingga Investigasi Final: FIFA di Pusaran Kontroversi Pasca Piala Dunia 2026Dari Final Berdarah hingga Rekor Rp 233 Triliun: FIFA di Tengah Sorotan Usai Piala Dunia 2026
Biaya yang Ditanggung Tuan Rumah
Menariknya, hampir seluruh biaya infrastruktur ditanggung oleh negara tuan rumah. Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko harus mengeluarkan dana triliunan untuk renovasi stadion, keamanan, dan transportasi, sementara FIFA hanya memberikan kurang dari 1 miliar dollar AS sebagai subsidi tetap kepada ketiga negara tersebut.
Dengan segala pencapaian finansial ini, Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi turnamen sepak bola terbesar dalam sejarah, tetapi juga menjadi bukti bahwa FIFA telah berhasil mengubah ajang olahraga menjadi mesin uang yang tak terbendung.
