RADARCIREBON.TV- Hasil imbang 1-1 saat meladeni Australia pada laga uji coba internasional di Queensland Country Bank Stadium, Jumat (25/9/2026) lalu, membuat pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, dihujani gelombang kritik.
Pasalnya, Selecao baru bisa selamat dari kekalahan berkat gol penyeimbang Rayan di masa injury time.
Meski menuai sorotan tajam, pelatih gaek asal Italia tersebut memilih santai. Don Carlo menegaskan bahwa kritik pedas tak akan menggoyahkan rencananya untuk merombak skuad dan mengorbitkan generasi baru Tim Samba.
Baca Juga:Kasus Influenza di Indonesia Naik, Kemenkes Ungkap Fakta soal “Superflu” yang Ramai DibicarakanTimnas Indonesia Ditahan Malaysia 0-0, John Herdman Minta Suporter Penuhi GBK Saat Hadapi Bangladesh
“Ada kritik dalam bekerja itu bagus. Kritik sudah ada dan akan selalu ada. Itu tidak mempengaruhi gagasan yang saya punya untuk masa depan tim nasional ini. Kritik tidak ada efeknya terhadap apa yang saya pikirkan soal masa depan,” ujar Ancelotti seperti dikutip dari ESPN.
Fokus Tempa Pemain Muda pasca-Piala Dunia 2026
Kegagalan di Piala Dunia 2026 menjadi titik balik bagi Ancelotti untuk melakukan regenerasi besar-besaran. Pada jeda internasional kali ini, ia secara berani memanggil banyak muka baru—bahkan dari 26 pemain yang dipanggil, 10 di antaranya merupakan pemain yang belum pernah mengantongi caps bersama timnas.
Bagi Ancelotti, hasil akhir di laga persahabatan bukanlah prioritas utama saat ini. Yang terpenting adalah memberikan jam terbang bagi para pemain muda.
“Pertandingan pertama, hasilnya tidak terlalu penting buat kami. Kami melihat ke hal lainnya: memberi ruang dan kesempatan kepada pemain-pemain muda, pemain-pemain baru. Jadi dalam aspek ini, itu pertandingan yang bagus,” tutur pelatih berusia 67 tahun tersebut.
Bakal Rotasi Lagi di Laga Kedua
Jelang laga uji coba jilid kedua melawan Australia pada Selasa (29/9/2026) sore WIB, Ancelotti memberi sinyal bakal kembali melakukan rotasi dan menurunkan deretan pemain muda lainnya yang belum sempat tampil.
“Kami akan bertanding besok lagi. Mencoba bermain lebih baik. Tapi ini akan jadi kesempatan untuk pemain-pemain lainnya, pemain muda lainnya yang tidak turun di pertandingan pertama, tapi mereka akan main di pertandingan berikutnya,” jelasnya.
Eks pelatih Real Madrid ini menegaskan bahwa masa uji coba ini adalah momen krusial baginya untuk meracik komposisi terbaik sebelum berlaga di kompetisi resmi.
