Pulang Kampung, Veda Ega dan Mario Aji Disambut Hangat di Yogyakarta

Veda Ega Pratama
Veda Ega Pratama foto: @veda_54
0 Komentar

Wejangan dan dukungan dari Sultan ini menjadi bekal moral yang sangat berharga bagi Mario dan Veda, yang dalam hitungan hari harus kembali meninggalkan Indonesia untuk mengejar mimpi di lintasan balap dunia. Veda bahkan mengaku lebih termotivasi untuk mengarungi sisa musim Moto3 setelah bersilaturahmi dengan Sri Sultan.

Agenda Singkat dan Target di Mandalika

Meski pulang kampung, Veda dan Mario tidak bisa berlama-lama menikmati suasana Yogyakarta. Mereka harus segera bertolak ke Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Senin (20/7/2026) untuk menjalani sesi latihan. Latihan ini merupakan bagian dari persiapan panjang menghadapi Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan digelar pada 9-11 Oktober 2026.

Di sela-sela kesibukannya, Veda masih sempat mencoba mengobati rasa kangennya dengan berburu kuliner di Yogyakarta, sekalipun hanya mampir. “Pastinya senang banget, kangen suasananya Jogja dan tentunya makanan-makanannya dan di sini ada keluarga dan ini disambut ramai, jadi senang banget, istimewa,” ujarnya.

Baca Juga:Veda Ega Pratama: Sekolah Online di Tengah Padatnya Jadwal Balap Moto3Veda Ega Incar Tuah Sirkuit Asia di Sisa Musim Moto3 2026, Siap Tampil Lebih Konsisten

Veda dan Mario akan menjalani latihan di Mandalika selama dua hari sebagai salah satu persiapan sebelum dimulainya kembali race di Sirkuit Silverstone, Inggris, pada 7-9 Agustus 2026 mendatang.

Veda Ega: Pembalap Indonesia Pertama yang Naik Podium Grand Prix

Kepulangan Veda Ega ke Yogyakarta kali ini terasa sangat istimewa. Pasalnya, pembalap rookie berusia 17 tahun itu baru saja mengukir sejarah emas sebagai pembalap Indonesia pertama yang berhasil merengkuh podium di ajang Grand Prix (GP) usai finis di posisi ke-3 pada seri Brasil. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia dan semakin memicu semangat Veda untuk terus berprestasi di kancah balap dunia.

Kiprah dan pencapaiannya membuktikan bahwa pembalap muda asal daerah mampu bersaing di level tertinggi kejuaraan dunia jika dibekali dengan pembinaan yang tepat, kerja keras, dan mentalitas juara. Kini, dengan dukungan penuh dari masyarakat Indonesia dan warga Jogja khususnya, Veda bersiap menatap seri-seri balap berikutnya dengan percaya diri untuk terus mengharumkan nama Merah Putih di panggung MotoGP.

0 Komentar