Target Realistis Veda Ega di Musim Debut Moto3
Di usianya yang baru 17 tahun, Veda Ega Pratama tidak memasang target muluk-muluk untuk menuntaskan musim debutnya di Moto3. Bagi pebalap muda Indonesia itu, bisa finis di 10 besar sudah baik.
“Untuk tahun ini karena tahun pertama saya jadi ya saya nggak pasang target yang harus bagaimana, karena saya nggak mau kasih pressure ke diri saya. Jadi ya nggak ada target. Yang penting bisa finis di 10 besar atau di zona poin itu udah bagus banget. Karena tahun pertama menurut saya, saya mau dapetin pengalaman sebanyak-banyaknya,” kata Veda.
Saat ini, Veda menempati posisi keenam klasemen sementara Moto3 dengan raihan 90 poin. Ia masih bersaing dalam perebutan gelar rookie of the year dengan pesaing terdekatnya, Brian Uriarte dan Hakim Danish. Melihat Moto3 2026 masih tersisa sepuluh seri lagi, peluang Veda untuk memperbaiki posisinya di klasemen atau meraih gelar rookie of the year, masih sangat terbuka lebar.
Baca Juga:Pulang Kampung, Veda Ega dan Mario Aji Disambut Hangat di YogyakartaVeda Ega Pratama: Sekolah Online di Tengah Padatnya Jadwal Balap Moto3
“Peluang (untuk jadi rookie of the year) pasti ada, kan juga masih setengah musim ya. Cuma itu bukan target saya sih. (Targetnya) cari pengalaman, dapetin poin sebanyak-banyaknya dan karena kemarin udah podium, saya pastinya pengin podium lagi. Saya nggak mau ngasih target harus podium lagi, cuma ya hasil maksimal lah di setiap race-nya. Nggak ada hasil-hasil yang ngerugiin,” ujar Veda.
Veda yakin mampu meraih keuntungan pada paruh kedua musim balapan yang nantinya lebih banyak digelar di Asia. Beberapa sirkuit di Asia pada paruh kedua Moto3 antara lain Motegi (Jepang), Sepang (Malaysia), Lusail (Qatar) dan Mandalika (Indonesia). Veda pernah naik podium atau finis pertama pada sirkuit-sirkuit tersebut sewaktu masih balapan di Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) yang sekarang menjadi Idemitsu Moto4 Asia Cup.
“Ya pasti, ya saya ada pengalaman lah di sirkuit itu. Ya, kita lihat nanti,” kata Veda optimistis.
