Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Anwariyah di Desa Tegalgubug Lor, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, memastikan seluruh santri dalam kondisi selamat pascainsiden kebakaran yang melanda sebagian bangunan pesantren pada Senin (20/7) lalu. Pihak pesantren mengimbau para wali santri untuk tetap tenang sembari menunggu proses penanganan lebih lanjut.
Dalam keterangan resminya, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.20 WIB tersebut diduga kuat dipicu oleh korsleting atau arus pendek listrik. Api sempat menghanguskan sebagian area bangunan pondok sebelum akhirnya berhasil dipadamkan.
Pimpinan Ponpes Al-Anwariyah, Ustadz Hisyam Athoillah, menegaskan bahwa peristiwa nahas tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
Baca Juga:Warga Kampung Pecantilan Tawangsari Berharap Jembatan Segera Diperbaiki – VideoKPM UI BBC Usung AI Dan Kearifan Lokal Untuk Bangun Desa Berdampak – Video
“Kami memastikan seluruh santri dalam kondisi selamat. Kami juga memohon kepada para wali santri dan keluarga untuk tetap tenang,” jelas Ustadz Hisyam.
Pihak pesantren turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak, baik petugas maupun warga, yang telah bergotong royong membantu proses pemadaman dan penanganan kebakaran hingga situasi dapat terkendali.
Selain itu, permohonan maaf juga ditujukan kepada masyarakat di sekitar area pesantren atas kepanikan dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat musibah tersebut. Pihak pengelola berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar kondisi pesantren dapat segera kembali kondusif.
Insiden ini diharapkan menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya di lingkungan pendidikan yang padat penghuni. Pihak Ponpes Al-Anwariyah berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan sistem keamanan lingkungan pesantren agar kegiatan belajar mengajar para santri dapat kembali berlangsung dengan aman dan nyaman.