1.074 KK Di Arjawinangun Terima Bantuan Pangan – Video

1.074 KK Di Arjawinangun Terima Bantuan Pangan
0 Komentar

Penyaluran bantuan pangan tahun 2026 untuk periode Juli, Agustus, dan September telah dimulai. Di Kecamatan Arjawinangun, sebanyak 1.074 kepala keluarga menerima bantuan beras 10 kilogram per bulan. Di sisi lain, akurasi data penerima masih menjadi perhatian krusial.

Berdasarkan data dari Dinas Sosial, penerima bantuan pangan ini merupakan masyarakat yang berada pada desil 1 hingga desil 5 atau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

Di Desa Geyongan, Kecamatan Arjawinangun, sebanyak 666 kepala keluarga telah menerima manfaat. Setiap keluarga mendapat alokasi 10 kilogram per bulan yang disempurnakan menjadi total 30 kilogram untuk 3 bulan sekaligus.

Baca Juga:Puluhan Peserta Ikuti Lomba Gerak Jalan Indah Pemerintah Kecamatan Kesambi – VideoProf. Rokhmin Dahuri Serahkan 5 Mesin Perahu Untuk Nelayan Ambulu – Video

Anggota DPR RI Prof. Rokhmin Dahuri yang hadir langsung dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa bantuan beras yang merupakan program presiden ini bersifat sementara. Masyarakat diminta untuk memanfaatkan bantuan dengan baik dan tidak menjualnya kembali.

Terkait data, pemerintah daerah dan DPRD menyampaikan bahwa masalah ketepatan sasaran masih menjadi catatan penting. Warga yang seharusnya menerima jangan sampai tertinggal.

Wakil rakyat siap bersinergi dari tingkat desa sampai pusat untuk terus mengakurasi data. Salah satu upaya kami adalah menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah tentang Data Desa dan Kelurahan yang Presisi, karena data yang valid harus berangkat dari pemerintah terkecil yaitu desa.

Sementara itu, Perum Bulog juga menegaskan adanya sanksi bagi penerima yang menyalahgunakan bantuan. Pihaknya mengimbau kepada seluruh penerima agar beras bantuan ini dimanfaatkan untuk konsumsi. Jika ditemukan ada yang memperjualbelikan, maka data penerima tersebut akan kami coret atau di-blacklist dari penerima bantuan selanjutnya.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, DPR RI, dan pemerintah desa, diharapkan penyaluran bantuan pangan ke depan dapat lebih tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

0 Komentar