Upaya Perlindungan dan Penelitian Lanjutan
Sebagian besar populasi Likweli hidup di kawasan Taman Nasional Lomami yang memiliki luas sekitar 8.800 kilometer persegi. Kawasan konservasi tersebut dibentuk setelah penemuan monyet Lesula pada tahun 2012.
Walaupun aktivitas perburuan dilarang di dalam taman nasional, kawasan penyangga di sekitarnya masih menghadapi ancaman berupa perburuan liar dan alih fungsi lahan yang berpotensi mengganggu kelangsungan hidup spesies tersebut.
Hingga kini, para peneliti telah mencatat 114 pengamatan lapangan selama periode 2018 hingga 2022. Namun, masih banyak aspek kehidupan Likweli yang belum diketahui, termasuk pola makan, perilaku sehari-hari, dan sejarah evolusinya.
Baca Juga:Jangan Langsung Beraktivitas, Ini Manfaat Peregangan Setelah Bangun Tidur dan Cara MelakukannyaPulau Dari Masa Lalu, Tempat Evolusi Berhenti, 90% Satwa di Sini Tak Ada di Tempat Lain!
Penelitian lanjutan, terutama melalui pemetaan genomik, diharapkan dapat mengungkap lebih banyak informasi mengenai spesies langka ini sekaligus memperkuat upaya pelestariannya.
