Piala Dunia 2026 Penuh Kekacauan, Presiden FIFA Gianni Infantino Didesak Mundur

gianni infantino
Presiden FIFA Gianni Infantino didesak mundur setelah Piala Dunia 2026 diwarnai berbagai kontroversi. | Foto:@gianni_infantino
0 Komentar

Sepp Blatter Juga Desak Infantino Mundur

Desakan agar Infantino mundur juga datang dari pendahulunya, Sepp Blatter. Mantan Presiden FIFA itu menyebut turnamen telah kehilangan kredibilitas akibat sejumlah keputusan kontroversial. “Sepanjang jalan menuju peluit akhir, Piala Dunia telah kehilangan kredibilitasnya. Politik tidak boleh dibiarkan membayangi jalannya pertandingan,” cuit Blatter di media sosial X .

Blatter menilai kedekatan Infantino dengan Trump telah mencampuradukkan politik dengan sepak bola. “Kini, giliran para penggemar, pemain, dan asosiasi nasional untuk merebut kembali sepak bola dan mengembalikannya ke jati diri aslinya di bawah kepemimpinan baru,” lanjutnya .

Kritik terhadap Wacana Piala Dunia 64 Tim

Tebas juga mengkritik wacana FIFA yang membuka kemungkinan Piala Dunia 2030 diikuti 64 tim. Menurutnya, langkah itu hanya akan menghancurkan ekosistem sepak bola global. “Menambah jumlah tim nasional sama sekali tidak masuk akal. Industri sepak bola bukan sekadar Piala Dunia, meski itu acara yang paling penting. Tetapi tidak semuanya bisa berputar di sekitar Piala Dunia. Kompetisi nasional (liga domestik)-lah yang menopang olahraga ini,” tegas Tebas .

Baca Juga:Profil Gianni Infantino Presiden FIFA, Apa Hubungan Spesial dengan Timnas Argentina?Prabowo Temui Presiden FIFA dan Zinedine Zidane di Acara World Economic Forum 2026, Bahas Apa?

UEFA juga dikabarkan memboikot final Piala Dunia sebagai bentuk protes terhadap FIFA. Presiden UEFA Aleksander Ceferin disebut tidak hadir di final karena ketidakpuasan terhadap keputusan kontroversial FIFA, termasuk kasus Balogun yang dinilai “belum pernah terjadi sebelumnya, sulit dipahami, dan tidak dapat dipertahankan” .

0 Komentar