Gelombang Panas Eropa Tewaskan 5.700 Orang di Prancis, Spanyol dan Italia Ludes Terbakar!

Paris
Gelombang panas ekstrem di Eropa menewaskan lebih dari 5.700 orang di Prancis, sementara kebakaran hutan dahsyat melanda Spanyol dan Italia pada Juni-Juli 2026. (Pexels)
0 Komentar

Badan Meteorologi Nasional Spanyol (Aemet) memperingatkan bahwa risiko kebakaran hutan masih berada pada level “sangat tinggi hingga ekstrem” dan diperkirakan akan meningkat dalam beberapa hari ke depan, dengan suhu diprediksi mencapai 42-44 derajat Celsius serta tiupan angin barat yang kering.

Krisis Iklim yang Semakin Nyata

Para ilmuwan menegaskan bahwa perubahan iklim yang dipicu aktivitas manusia telah meningkatkan frekuensi dan intensitas gelombang panas, kekeringan, serta kebakaran hutan di Eropa. Eropa merupakan benua dengan laju pemanasan tercepat di dunia.

Belum lagi, kebakaran di Guadalajara terjadi kurang dari dua pekan setelah kebakaran mematikan menghancurkan sebuah komunitas ekspatriat kecil di Spanyol selatan, menewaskan 13 orang termasuk sejumlah warga negara asing. Peristiwa itu menjadi salah satu kebakaran hutan paling mematikan yang pernah terjadi di negara tersebut.

Baca Juga:Piala Presiden 2026 Siap Bergulir Akhir Pekan Ini, Persib vs Arema Jadi Laga Pembuka!7 Tahun Berubah! Galaxy Z Fold 8 Hadir dengan Desain ala Paspor, Lebih Ringan & Punya Baterai Silikon

Menteri Transisi Ekologi Spanyol, Sara Aagesen, menyebut kebakaran di Guadalajara sebagai “salah satu yang terbesar dalam sejarah terbaru negara kami”. Berdasarkan data pemerintah, kebakaran tersebut hanya kalah luas dibanding kebakaran di wilayah barat laut Spanyol tahun lalu yang menghanguskan sekitar 37.000 hektare lahan.

Krisis ini menjadi alarm keras bagi seluruh dunia. Tanpa aksi nyata untuk menekan emisi karbon, bencana serupa diprediksi akan semakin sering terjadi.

0 Komentar