Donny menyebutkan bahwa program pertama URI sudah dimulai, yaitu Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD) yang membina 399 pegawai baru BUMN.
Sumber Pendanaan URI
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku masih akan mengecek skema pendanaan untuk URI. Ia belum dapat memastikan apakah seluruh biaya operasional dan pembangunan URI akan bersumber dari APBN.
“URI nanti sebagian dari dana itu… saya nggak tahu, akan cek lagi. Kalau nggak salah ada hubungan dengan Kementerian Dikti Saintek,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Baca Juga:Prabowo Evaluasi Kinerja Kabinet Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Ini 7 Arahan Penting untuk MenteriPrabowo Soroti Kelangkaan Minyak Goreng, Sebut Tak Masuk Akal bagi Negara Penghasil Sawit
Sementara itu, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto menyatakan bahwa Presiden Prabowo memiliki perhatian besar terhadap peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan tinggi. URI akan mengedepankan pendidikan berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) untuk memperkuat kemampuan Indonesia dalam menguasai teknologi secara mandiri.
Terinspirasi dari Model Pendidikan Prancis
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pembentukan URI mengacu pada model pendidikan kepemimpinan di sejumlah negara, salah satunya Prancis. Prancis sebelumnya memiliki École nationale d’administration (ENA) yang kini bertransformasi menjadi Institut National du Service Public (INSP).
“Semua pejabat pemerintahan, semua pejabat BUMN, bahkan pejabat gubernur, bupati itu harus masuk atau pernah mengikuti pendidikan itu, satu lembaga,” kata Prasetyo.
Pemerintah berharap konsep serupa dapat melahirkan pemimpin yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga wawasan kebangsaan yang kuat.
“Sehingga diharapkan semua memiliki kemampuan secara teknis maupun yang paling penting itu wawasan kebangsaan. Kita ini semua menjalankan amanah untuk kepentingan kebangsaan dan negara,” ujar Prasetyo.
Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur URI ini menjadi langkah awal bagi berdirinya lembaga pendidikan baru yang diharapkan mampu mencetak pemimpin-pemimpin berkualitas untuk Indonesia di masa depan.
