Shin Tae-yong Resmi Dihukum KFA, Dilarang Melatih 10 Tahun di Korea Selatan, Begini Nasibnya di Persija

foto
Shin Tae-yong/ ileague.id
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) resmi menjatuhkan hukuman berat kepada Shin Tae-yong. Mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut dilarang melatih di Korea Selatan selama 10 tahun setelah KFA menggelar pertemuan dengan Komite Fair Play awal bulan ini.

Secara keseluruhan, ada tiga poin sanksi yang dijatuhkan kepada Shin Tae-yong:

  • Larangan melatih selama 10 tahun.
  • Larangan terlibat dalam kompetisi sepak bola Korea Selatan dalam jabatan apa pun.
  • Pengusiran permanen dari klub di Korea Selatan.

Meski sanksinya terbilang berat, hukuman ini hanya berlaku di lingkup sepak bola Korea Selatan. Artinya, Shin Tae-yong tetap bebas melanjutkan karier kepelatihannya di luar negeri.

Baca Juga:Jadwal Piala AFF 2026 Hari Ini: Kamboja vs Singapura, Timor Leste Tantang VietnamPanas! Ini 7 Gelandang Serang Terbaik Dunia Saat Ini: Jude Bellingham Masih Nomor Satu

Posisinya sebagai pelatih kepala Persija Jakarta saat ini dipastikan aman dan tidak terdampak.

Dilansir dari media Korea Selatan, Ichanela, PSSI sudah menerima informasi resmi mengenai sanksi tersebut. PSSI memastikan keputusan KFA tidak memengaruhi kontrak maupun aktivitas Shin di Persija.

Shin Tae-yong Merasa Diperlakukan Tidak Adil

Menanggapi sanksi dari federasi negara asalnya, Shin Tae-yong mengaku merasa diperlakukan tidak adil. Meski mengklaim mengantongi sejumlah bukti untuk membela diri, ia memilih untuk tidak membeberkannya ke publik demi menjaga perasaan anak-anak didiknya.

“Ada banyak aspek yang menurut saya tidak adil, dan saya ingin mengungkapkan kebenaran, tetapi murid-murid saya bisa terluka jika saya berbicara, dan suasana sepak bola domestik tidak baik,” ungkap Shin.

Awal Mula Masalah

Perseteruan antara Shin Tae-yong dan KFA berawal dari tuduhan kasus kekerasan internal saat ia masih menangani klub Ulsan Hyundai. Sejumlah pemain melaporkan adanya tindakan kekerasan yang dilakukan oleh sang pelatih.

Selain dugaan kekerasan, Shin juga diterpa isu indisipliner karena kedapatan bermain golf di tengah periode kompetisi bergulir.

Rentetan masalah tersebut membuat Ulsan Hyundai mengambil tindakan tegas dengan memecatnya, hingga akhirnya KFA turun tangan dan menjatuhkan sanksi melatih 10 tahun.

0 Komentar