EASGA FC U-17 berhasil menjadi juara Grup D Piala Soeratin U-17 Jawa Barat. Tim yang dihuni 25 talenta muda GSG Private asuhan Coach Galih Kurniawan, kini bersiap menghadapi babak 32 besar.
EASGA FC U-17 berhasil menjadi juara Grup D Piala Soeratin U-17 Jawa Barat. Tim yang dihuni 25 talenta muda GSG Private asuhan Coach Galih Kurniawan, kini bersiap menghadapi babak 32 besar.
Pada fase penyisihan kompetisi resmi PSSI ini, EASGA FC U-17 menjalani dua pertandingan di Stadion Dejan Kabupaten Bogor. Hasilnya, EASGA FC bermain imbang satu sama melawan Brazilian Soccer School, kemudian menang telak tiga nol atas Cimahi Putra. Dengan empat poin dan keunggulan selisih gol, EASGA FC berhak menyandang status juara Grup D.
Baca Juga:Lomba Rakyat, HUT Ke-25 Partai Demokrat Di Kuningan – VideoMeriahkan Kemerdekaan HUT RI Ke 81 Dengan Cara Unik – Video
Menghadapi babak 32 besar, EASGA FC akan bertemu Bandung United di Stadion Mini Cibinong Kabupaten Bogor. Coach Galih Kurniawan menyebut, persiapan tim kini memasuki tahap akhir. Seluruh pemain diupayakan berada dalam kondisi fit dan siap bersaing dengan salah satu tim kuat di kompetisi.
Menurut Coach Galih, mayoritas pemain EASGA FC merupakan kelahiran 2010. Sejumlah pemain juga memiliki pengalaman di FJL Nasional, bahkan beberapa di antaranya pernah meraih gelar juara. Pengalaman tersebut menjadi modal untuk menghadapi persaingan di level Jawa Barat.
EASGA FC juga menjadi wadah bagi talenta muda dari berbagai wilayah di Kabupaten Kuningan, di antaranya Lebakwangi, Paniis Mandirancan, Japara, hingga Darma. Galih menyebut, GSG Private sengaja membawa para pemain bertanding ke luar daerah, agar mereka tidak terlalu nyaman bermain di lingkungan sendiri dan memiliki pengalaman bersaing dengan pemain dari daerah lain.
Selain di Piala Soeratin, sejumlah pemain EASGA FC juga diproyeksikan melanjutkan pembinaan ke klub di luar Kuningan. Bahkan bulan depan, sebagian pemain dijadwalkan mengikuti Seri Nasional FJL di Banjar Patroman. Ada pula pemain yang mengikuti pembinaan Garuda Yaksa untuk persiapan EPA.
Coach Galih berharap, para pemain yang mendapat dukungan penuh orangtua, mampu memanfaatkan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk berkembang. Baginya, perjalanan EASGA FC tidak hanya tentang hasil akhir, namun juga proses membentuk mental dan kemampuan pemain muda Kuningan agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.