Nomor yang dipertandingkan meliputi lima kelas di kelompok remaja putra, yakni 56 kg, 60 kg, 65 kg, 70 kg, dan +70 kg. Di kelompok remaja putri dipertandingkan kelas 45 kg, 49 kg, 53 kg, 57 kg, dan +57 kg.
Adapun pada kategori junior putra dipertandingkan kelas 60 kg, 65 kg, 70 kg, 75 kg, dan +75 kg. Sementara kategori junior putri mempertandingkan kelas 49 kg, 53 kg, 57 kg, 61 kg, dan +61 kg .
Jaring Bibit Baru untuk Pelatnas
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI), Djoko Pramono, mengapresiasi penampilan para atlet muda yang dinilai menunjukkan perkembangan signifikan . Menurutnya, Kejurnas tahun ini juga diwarnai banyak pemecahan rekor nasional, baik di kategori remaja maupun junior.
Baca Juga:Cara Nonton Fortuna Düsseldorf vs Borussia Dortmund Hari Ini, Kick-off 18.00 WIBJadwal F1 GP Hungaria 2026 Akhir Pekan Ini: Kimi Antonelli Incar Kemenangan Ke-7 Sebelum Liburan
“Mengapa kami senang, karena mereka adalah penerus dari Rizki Juniansyah, Eko Yuli Irawan, serta para lifter senior lainnya yang saat ini berada di Pelatnas,” kata Djoko Pramono dalam keterangannya .
Ia optimistis potensi yang ditunjukkan para lifter muda tersebut akan menjadi modal penting bagi Indonesia untuk bersaing di level internasional pada masa mendatang .
Djoko juga mengungkapkan bahwa PB PABSI akan memberikan kesempatan kepada atlet-atlet terbaik Kejurnas untuk bergabung ke Pelatnas apabila terjadi rotasi akibat stagnasi prestasi atlet yang saat ini menghuni pemusatan latihan nasional.
“Jadi sudah pasti mereka adalah prioritas pertama jika kita menyiapkan lifter-lifter ke berbagai event internasional. Atlet yang meraih gelar The Best yang akan ke Pelatnas,” tegas Djoko .
Dengan adanya kejuaraan ini, regenerasi lifter Indonesia terus terjaga. Kejurnas menjadi ajang pembuktian sekaligus batu loncatan bagi atlet muda untuk menuju level yang lebih tinggi, baik di tingkat Asia maupun dunia.
