Sebuah bangunan ruang guru di SDN 2 Tugu, yang berlokasi di Jalan Raya Desa Tugu Blok Plawed, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, roboh pada sore hari. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena seluruh siswa dan guru telah meninggalkan lokasi sesaat sebelum bangunan ambruk.
Beginilah kondisi bangunan ruang guru SDN 2 Tugu setelah roboh pada sekitar pukul 16.10 WIB, material bangunan berserakan menutup sebagian area sekolah.
Pelaksana Tugas Kepala SDN 2 Tugu, Surya, mengatakan sebelum kejadian seluruh siswa telah pulang dan para guru baru saja selesai melakukan absensi. Ia mengaku sempat memiliki firasat sehingga meminta para guru segera berpindah dari ruangan tersebut. Beberapa saat kemudian, bangunan langsung ambruk.
Baca Juga:Usulan Penambahan Anggaran Jamkesda Masih Dibahas – VideoDLH Kabupaten Cirebon Lakukan Pengurasan Sampah TPS Pasar Batik Trusmi – Video
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Meski demikian, ruang guru tidak lagi dapat digunakan sehingga sementara dipindahkan ke ruang perpustakaan.
Sementara itu, proses kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung. Demi menjaga keselamatan siswa, sejumlah kelas dipindahkan ke ruangan lain, termasuk memanfaatkan ruang TK yang berada di sekitar sekolah.
Menurut pihak sekolah, saat kejadian kondisi cuaca dalam keadaan normal, tanpa hujan maupun angin kencang. Bangunan juga tidak menunjukkan tanda-tanda akan roboh seperti suara retakan sebelumnya.
Pihak sekolah menyebut usulan rehabilitasi bangunan sebenarnya telah diajukan sejak beberapa tahun lalu. Pascakejadian, Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu telah memberikan respons dan berencana memasukkan pembangunan sekolah ke dalam program rehabilitasi. Pihak sekolah berharap penanganan dapat dipercepat mengingat kondisi bangunan yang bersifat darurat.
Hingga kini, aktivitas belajar mengajar di SDN 2 Tugu masih tetap berjalan dengan memanfaatkan ruang yang tersedia. Pihak sekolah berharap proses rehabilitasi dapat segera dilakukan demi menjamin keselamatan dan kenyamanan siswa maupun tenaga pendidik.