Seluruh agenda dan rangkaian program Indonesia UFO Festival 2026 dapat diikuti secara gratis dan terbuka untuk masyarakat tanpa dipungut biaya apa pun. Festival ini mengangkat berbagai tema, mulai dari sains antariksa, SETI, UFO/UAP (Unidentified Flying Object/Unidentified Aerial Phenomena), kehidupan ekstraterestrial (Extra-Terrestrial), hingga Space Art.
Salah Satu Puncak Acara: Cosmos Exhibition
Salah satu agenda rutin yang selalu dinantikan adalah Cosmos Exhibition, pameran seni yang mengangkat cerita tentang sains antariksa dan eksplorasi luar angkasa. Pameran ini berlangsung hingga 31 Juli 2026 dan menampilkan berbagai karya seni bertema alien hingga pesawat antariksa.
Perbedaan Cosmos Exhibition tahun ini terletak pada karya yang dipamerkan. Pameran ini mengundang beberapa seniman hasil dari OpenCall yang dibuka sebelum festival berlangsung, serta beberapa seniman undangan yang terlibat dalam satellite project. Beberapa seniman yang terlibat di antaranya Pradhono Aji, Dwi Pohadi, DurgaTattoo, Teguh Wisesa, Alfa, Leonard Haris, MUCK, Isa Anshori, Mantra Gula Kelapa, dan Grace TJ, serta masih banyak lainnya.
Baca Juga:Rayakan 25 Tahun Berkarya, Band Radja Gelar Konser Spesial di Bengkel Hall SCBDThe Sounds Project Vol. 9 Siap Digelar, Hadirkan 120 Musisi di Tujuh Panggung
Selain instalasi seni rupa, dalam Cosmos Exhibition Indonesia UFO Festival 2026 ‘First Contact’ menampilkan tiga inovasi dalam ranah seni, astronomi, dan sains antariksa:
- V.I.R – Vortex Intelligence Robot ver.0.2, robot pendeteksi fenomena anomali UFO/UAP yang merupakan seri baru dari inovasi tahun 2025.
- V.I.S.A.G.E – Vital Intelligence for Spectral Analysis and Geometric Evaluation, mesin pembaca aura manusia.
- VMARS Robot, robot eksplorasi Planet Mars atau Mars Explorer Companion.
Ketiga perangkat ini dibuat dan diproses dengan metode open source serta berbasis kecerdasan buatan (AI) melalui kerja sama antara ISSS, Dapur AI, v.u.f.o.c lab, komunitas Robotika, dan Vortex Line Space.
Peresmian Galeri Baru Vortex Line Space
Dalam perhelatan tahun ini, Vortex Line Space diresmikan sebagai galeri baru yang berlokasi di Kampung Alien, Nanggulan, Kulon Progo. Peresmian galeri ini menjadi momen penting karena membuka pintu baru bagi para inovator serta pegiat space art, astronomi, sains antariksa, dan eksplorasi luar angkasa untuk mendapatkan ruang kolaborasi terbuka yang mudah diakses.
