Pemerintah Kabupaten Cirebon terus mendorong peningkatan investasi, sebagai salah satu strategi, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon menilai, masuknya investasi, termasuk di sektor retail, mampu membuka lapangan kerja, sekaligus menekan angka kemiskinan dan pengangguran.
Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon, menyebut iklim investasi yang kondusif, menjadi faktor penting, dalam menarik minat investor menanamkan modal di Kabupaten Cirebon. Menurut Kepala Disperdagin, Suhartono, pertumbuhan ekonomi daerah sangat bergantung pada peningkatan investasi, karena akan berdampak pada meningkatnya pendapatan masyarakat, dan berkembangnya berbagai sektor usaha, termasuk retail.
Saat ini, Kabupaten Cirebon tercatat menjadi daerah dengan realisasi investasi tertinggi di wilayah Ciayumajakuning, dengan nilai mencapai hampir dua belas koma delapan triliun rupiah. Sementara di tingkat Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Cirebon berada di peringkat ketiga belas dari dua puluh tujuh kabupaten dan kota. Capaian tersebut dinilai menjadi modal penting, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.
Baca Juga:177 Blangko Buku Nikah Dicuri, Kemenag Blokir Nomor Seri Cegah Penyalahgunaan – VideoAktivis Alamku Dukung Kejari Usut Masalah Tunjangan DPRD – Video
Selain mendorong masuknya investor baru, Disperdagin juga terus memperkuat pendataan pelaku usaha melalui Sistem Informasi Industri Nasional atau SIINAS. Langkah ini dilakukan, agar pemerintah memiliki data industri yang akurat, sebagai dasar penyusunan kebijakan pembinaan yang lebih tepat sasaran.
Terkait legalitas retail modern, seperti Alfamart dan Indomaret, Disperdagin menjelaskan, proses perizinan berbasis Online Single Submission atau OSS, menjadi kewenangan DPMPTSP. Meski demikian, pemerintah memastikan seluruh retail modern tetap berada dalam pengawasan, bersama instansi terkait.
Pemerintah daerah berharap, semakin banyak investor memilih Kabupaten Cirebon sebagai tujuan investasi. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, investasi diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.