RADARCIREBON.TV – Timnas Indonesia berhasil mengamankan kemenangan kedua di Grup A Piala AFF 2026 setelah mengalahkan Timor Leste dengan skor 3-0 di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat (31/7/2026). Namun, kemenangan ini tidak semudah yang dibayangkan.
Gol kebuntuan baru tercipta pada menit ke-74 melalui Shayne Pattynama, sebelum dua gol tambahan dari Thom Haye dan Mitchell Baker memastikan kemenangan Garuda .
1. Rotasi 6 Pemain Bikin Garuda Kehilangan Ritme
Pelatih John Herdman melakukan enam perubahan pada susunan pemain inti dibandingkan laga perdana melawan Kamboja. Rotasi paling banyak terjadi di lini belakang, yang membuat alur serangan Indonesia tidak seefektif pertandingan sebelumnya .
Baca Juga:Purbaya Tegaskan Tak Akan Naikkan Tarif Pajak, Tapi Kejar Kebocoran demi Tambah 24% PendapatanGoogle Earth Kini Bisa "Hidupkan" Kembali Pompeii dan Bangun Kota Futuristis! Nano Banana 2 Resmi Meluncur
Akibatnya, Garuda membutuhkan waktu lebih lama untuk menemukan ritme permainan. Umpan-umpan yang dibangun dari lini belakang sering kali gagal menembus pertahanan rapat Timor Leste .
2. Mitchell Baker Masih Butuh Waktu, Gagal Manfaatkan Peluang Emas
Mitchell Baker kembali dipercaya sebagai ujung tombak setelah mencetak hattrick ke gawang Kamboja. Namun, penyerang berusia 19 tahun itu belum mampu mengulangi performa gemilangnya. Beberapa peluang emas, termasuk umpan matang dari Thom Haye, gagal dimaksimalkan oleh Baker .
Ia masih terlihat kurang tenang di depan gawang. Minimnya pengalaman membuat keputusannya dalam mengeksekusi peluang masih belum tepat .
3. Keunggulan 10 Lawan 11 Justru Bikin Garuda Kesulitan
Timor Leste harus bermain dengan 10 pemain setelah Jackson Fowler menerima kartu kuning kedua. Namun, keunggulan jumlah pemain justru membuat Indonesia kesulitan membongkar pertahanan lawan. Timor Leste memilih bertahan lebih rapat dan menumpuk pemain di area pertahanan .
Ruang untuk membangun serangan semakin sempit. Ditambah lagi, rasa frustasi akibat gagal mencetak gol membuat permainan Indonesia terlihat terburu-buru dan kurang tenang .
Baru setelah Shayne Pattynama memecahkan kebuntuan pada menit ke-74, beban para pemain berkurang dan permainan Garuda kembali mengalir. Dua gol tambahan dari Thom Haye dan Mitchell Baker memastikan kemenangan 3-0 bagi Indonesia .
Dengan hasil ini, Timnas Indonesia semakin kokoh di puncak klasemen Grup A dan tinggal selangkah lagi menuju semifinal. Kemenangan ini menjadi pelajaran berharga bagi skuat Garuda untuk lebih konsisten dalam memanfaatkan peluang dan menjaga ritme permainan.
