Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga Lingkungan Wangun Kelurahan Citangtu Kecamatan Kuningan menggelar helaran seni kuda renggong yang dilanjutkan dengan pembukaan turnamen sepak bola antarwarga. Kegiatan ini menjadi wujud pelestarian seni budaya sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.
Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga Lingkungan Wangun Kelurahan Citangtu Kecamatan Kuningan menggelar helaran seni kuda renggong yang dilanjutkan dengan pembukaan turnamen sepak bola antarwarga. Kegiatan ini menjadi wujud pelestarian seni budaya sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.
Pertunjukan kuda renggong menjadi daya tarik utama dalam pembukaan rangkaian peringatan HUT RI ke-81. Ratusan warga memadati Lapangan Sepak Bola Sinar Surya Wangun untuk menyaksikan atraksi seni tradisional yang masih lestari di tengah masyarakat, digelar sejak Minggu pagi hingga sore hari, pertunjukan ini disaksikan antusias warga Kelurahan Citangtu dan sekitarnya.
Baca Juga:Dugaan Penyimpangan Pengelolaan Pades Babakan Ciwaringin – VideoBKPSDM Terus Tindak Lanjuti ASN Pelaku Pembunuhan – Video
Dengan iringan tarompet, kendang, genjring, dan tanjidor, kuda-kuda dari seniman asal Lebak Kardin, menghadirkan 5 ekor kuda yang telah dilatih khusus, menampilkan gerakan menari mengikuti irama musik. Kuda mampu berjingkrak dalam waktu yang cukup lama dengan gerakan yang selaras, hingga memerankan adegan drama peperangan saat menghadapi penyerang.
Ketangguhan kuda kembali dipertontonkan melalui atraksi keseimbangan. Hewan terlatih ini mampu menahan beban saat seorang penari berdiri dan menari di atas tubuhnya tanpa kehilangan kendali. Atraksi tersebut mengundang tepuk tangan dan decak kagum dari para penonton.
Selain kudarenggong kesenian lain yang di tampilkan sepanjang hari Minggu adalah seni tanjidor, genjring, sisingaan, dan kuda lumping.
Usai helaran budaya, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan Wangun Football Tournament yang diikuti enam tim dari warga setempat menggunakan sistem kocok. Turnamen ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga pertengahan Agustus, dilanjutkan berbagai perlombaan dan pentas seni pada puncak perayaan.
Anggota DPRD Kabupaten Kuningan Fraksi Partai Demokrat, Reni Parlina, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan yang menggabungkan pelestarian seni tradisional, olahraga, dan kebersamaan masyarakat. Menurutnya, peringatan hari kemerdekaan perlu diisi dengan kegiatan positif agar budaya lokal tetap hidup dan generasi muda semakin peduli terhadap warisan daerah.