Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, pedagang bendera dan umbul-umbul musiman mulai memadati sejumlah ruas jalan di Kabupaten Cirebon. Meski menjadi momen tahunan, sebagian pedagang mengaku penjualan tahun ini masih belum menunjukkan peningkatan akibat daya beli masyarakat yang dinilai belum sepenuhnya pulih.
Menjelang bulan kemerdekaan, lapak pedagang bendera musiman mulai berdiri di sepanjang Jalan Fatahillah, depan Polsek Sumber Kabupaten Cirebon. Salah satunya milik Udin, warga Kelurahan Watubelah yang sudah menekuni usaha musiman ini selama kurang lebih dua puluh tahun.
Setiap bulan Agustus, Udin meninggalkan pekerjaan serabutannya untuk berjualan bendera Merah Putih, umbul-umbul, hingga berbagai aksesori bernansa kemerdekaan. Produk yang paling banyak dicari masyarakat adalah bendera ukuran sembilan puluh dan seratus dua puluh sentimeter serta umbul-umbul panjang.
Baca Juga:MBG SDN 1 Gujeg Dihentikan – VideoWarga Protes Tower BTS Jarak 8 Meter Dari Rumah – Video
Meski demikian, hingga awal Agustus penjualan masih terbilang sepi. Dalam satu hari, Udin mengaku baru berhasil menjual dua potong bendera. Menurutnya, kondisi ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Udin menilai menurunnya daya beli masyarakat menjadi salah satu penyebab penjualan atribut kemerdekaan belum kembali bergeliat. Ia juga menyebut antusiasme masyarakat dalam menyambut hari kemerdekaan tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya.
Menurut Udin, kondisi itu terlihat dari berkurangnya kendaraan angkutan yang memasang bendera atau aksesori Merah Putih selama bulan Agustus. Meski demikian, ia tetap berharap penjualan akan meningkat menjelang tanggal tujuh belas Agustus sehingga mampu menambah pendapatan keluarga.