Kebakaran Hutan Kalimantan Diprediksi hingga Oktober, Asap Menyeberang ke Malaysia dan Penerbangan Terdampak

foto
Dok. Kementerian Kehutanan
0 Komentar

“Susah, Bos. Napas saya ngos-ngosan. Tiap lima menit harus berhenti dulu, baru lanjut lagi,” tutur Deni, seorang relawan pemadam kebakaran lahan, dikutip dari AFP.

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, yang meninjau langsung ke Palangkaraya menegaskan bahwa tim udara terus bersiap melakukan penyemaian awan. Namun, efektivitas hujan buatan sangat bergantung pada keberadaan awan potensial di langit.

Pendiri situs pemantau deforestasi Nusantara Atlas, David Gaveau, menilai bencana kebakaran berulang ini adalah dampak dari alih fungsi lahan yang masif selama puluhan tahun.

Baca Juga:Laba Xiaomi Anjlok 43%! Krisis Chip Memori Hantam Bisnis Smartphone, Mobil Listrik Jadi HarapanKabar Baik Persija! Radovan Pankov Pulih dari Cedera dan Kembali Latihan Jelang Super League

Menurutnya, perubahan lanskap hutan membuat lahan menjadi sangat kering dan rentan terbakar saat kemarau panjang tiba.

0 Komentar