RADARCIREBON.TV – Kebiasaan membakar sampah sembarangan kembali memicu masalah. Di tengah kondisi cuaca kering dan angin kencang, api dari pembakaran sampah diduga merembet hingga membakar rumah warga di Blok 19, Desa Kartanegara, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu.
Kebakaran terjadi pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Kobaran api menghanguskan sebagian bangunan rumah dan menimbulkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp25 juta. Peristiwa tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak sembarangan menggunakan api, terutama saat musim kemarau. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar ketika bertemu material kering dan tertiup angin.
Damkar Indramayu Ingatkan Bahaya Bakar Sampah
Petugas pemadam kebakaran menerima laporan mengenai kebakaran tersebut dan langsung menuju lokasi. Tim Damkar tiba sekitar pukul 07.00 WIB untuk melakukan pemadaman. Petugas kemudian berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke bagian rumah lainnya maupun bangunan di sekitar lokasi.
Baca Juga:Dua Kebakaran Landa Indramayu dalam Semalam, Rumah dan Warung Makan TerdampakKebakaran Hanguskan Rumah Di Kecamatan Cibingbin – Video
Danru 2 Damkar Pos Patrol, Arih Ropianto, mengatakan proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas memastikan lokasi dalam kondisi aman. “Tim sampai di lokasi sekitar pukul 07.00 WIB, kami langsung lakukan pemadam dan membutuhkan waktu sekitar satu jam-an. Pukul 08.15 selesai dan dinyatakan aman,” ujar Arih Ropianto.
Berdasarkan keterangan saksi, kata Arih, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan di sekitar rumah. Kondisi lingkungan yang kering akibat musim kemarau serta hembusan angin cukup kencang membuat api mudah merambat. Api kemudian mencapai bangunan rumah hingga membakar sebagian bagian rumah. “Diduga api dari pembakaran sampah itu merembet ke rumah dan api membesar hingga membakar bagian rumah,” tuturnya.
Kabid Damkar pada Satpol PP dan Damkar Indramayu, Jajat Wibisono, kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah atau rumput kering secara sembarangan. Menurut Jajat, pembakaran tanpa pengawasan dapat menjadi sumber kebakaran, terlebih ketika kondisi lingkungan sedang kering. Ia meminta warga tidak menganggap sepele aktivitas membakar sampah, terutama di sekitar permukiman.
“Kita sudah sering ingatkan, tapi ya ada lagi, bakar sampah merembet ke rumah. Untuk itu sekali lagi kita imbau dan minta kepada seluruh warga jangan bakar sampah secara sembarangan,” tukasnya.
