Tradisi Sakral Panjang Jimat Yang Di Lestarikan Keraton Di Cirebon – Video

Tradisi Sakral Panjang Jimat Yang Di Lestarikan Keraton Di Cirebon
0 Komentar

Tradisi sakral, Panjang Jimat, masih dilestarikan keraton di Kota Cirebon, dan menjadi magnet bagi masyarakat, yang datang untuk mengharap keberkahan. Panjang Jimat, menjadi sebuah puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad Sallahualaihi Wassalam.

Sebuah tradisi yang dijaga secara turun temurun, setiap bulan Mulud, adalah peringatan Maulid Nabi Muhammad Sallahualaihi Wassalam, yang masih dijaga kelestarian nya oleh keraton di Kota Cirebon.

Seperti di Keraton Kacirebonan, ritual tradisi spiritual, diawali pencucian piring panjang, peninggalan Wali Songo, yang digunakan untuk tempat sajian nasi jimat, pada malam Panjang Jimat. Air cuciannya, menjadi rebutan masyarakat, untuk mengharap berkah dari Sang Maha Kuasa.

Baca Juga:Perseroda Perdagangan Dan Jasa Disiapkan Jadi Motor Pengendali Ekonomi Daerah – VideoArie Prasetiyo Pimpin Kadin Kabupaten Cirebon Periode 2026-2031 – Video

Di Keraton Kanoman, prosesi Panjang Jimat, berjalan khidmat, iring iringan Panjang Jimat, cukup sakral, dengan lantunan panjatan sholawat nabi, mengiringi perjalanan Panjang Jimat, yang terdiri dari lilin lilin besar, berbagai jenis sajian, hingga pusaka peninggalan keraton, yang di bawa ke Masjid Keraton Kanoman, untuk di do’akan dan lantunan marhabanan.

Selain di Kacirebonan dan Kanoman, Panjang Jimat juga berlangsung khidmat di Keraton Kasepuhan. Dengan harapan, makna Panjang Jimat, merupakan panjangnya lantunan sholawat kepada Nabi Agung Muhammad Sallahualaihi Wassalam, untuk mengharapkan syafaat, berkah dan kehidupan yang dirahmati.

0 Komentar