‎Penetapan Kawasan Kumuh Kabupaten Cirebon Harus Tepat Sasaran – Video

Penetapan Kawasan Kumuh Kabupaten Cirebon Harus Tepat Sasaran
0 Komentar

Pemerintah Kabupaten Cirebon memperketat proses penetapan kawasan kumuh, dengan tidak hanya mengandalkan data administratif. Kondisi riil di lapangan menjadi penting untuk memastikan persoalan permukiman benar-benar terpetakan, mengingat kekumuhan tidak hanya berkaitan dengan rumah tidak layak huni, tetapi juga menyangkut infrastruktur dan layanan dasar masyarakat.

‎Pemerintah Kabupaten Cirebon memperketat proses penetapan kawasan kumuh, dengan tidak hanya mengandalkan data administratif. Kepala Bidang Kawasan Permukiman DPKPP Kabupaten Cirebon, Mellynita, mengatakan penetapan kawasan kumuh harus melalui sejumlah indikator yang kemudian diverifikasi secara langsung. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan batas, atau deliniasi kawasan yang ditetapkan sesuai dengan kondisi sebenarnya.

‎Menurutnya, persoalan kekumuhan dapat terlihat dari kondisi bangunan yang tidak teratur maupun terlalu padat, termasuk masih adanya rumah tidak layak huni. Namun, kondisi bangunan bukan menjadi satu-satunya ukuran dalam menentukan sebuah kawasan masuk kategori kumuh.

Baca Juga:Perseroda Perdagangan Dan Jasa Disiapkan Jadi Motor Pengendali Ekonomi Daerah – VideoArie Prasetiyo Pimpin Kadin Kabupaten Cirebon Periode 2026-2031 – Video

‎Permasalahan juga dapat muncul ketika infrastruktur dasar di lingkungan permukiman belum memadai. Karena itu, kondisi jalan lingkungan dan drainase turut diperiksa, termasuk kecukupan akses air minum, sanitasi, serta pelayanan persampahan bagi masyarakat.

‎Aspek keselamatan lingkungan juga menjadi perhatian, khususnya terkait proteksi dan pelayanan pemadam kebakaran. Sementara itu, ketersediaan ruang terbuka publik dapat menjadi tambahan dalam melihat apakah lingkungan permukiman telah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

‎DPKPP menegaskan, verifikasi lapangan diperlukan agar penetapan kawasan kumuh tidak hanya berdasarkan angka atau data, tetapi menggambarkan persoalan yang benar-benar terjadi. Dengan pemetaan yang lebih akurat, penanganan kawasan kumuh diharapkan dapat diarahkan pada persoalan, dan kebutuhan yang paling mendesak di masing-masing kawasan.

0 Komentar