Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan sejumlah pesan penting untuk Kabupaten Kuningan dalam rapat paripurna istimewa hari jadi ke-528 Kuningan. Infrastruktur, pelestarian lingkungan, hingga penguatan ekonomi lokal menjadi perhatiannya.
Di hadapan sekitar seribu undangan, pejabat, dan tokoh masyarakat, Dedi mendorong Pemkab Kuningan memperkuat pembangunan infrastruktur. Ia menyebut perbaikan jalan harus dilengkapi drainase, penerangan jalan umum, CCTV, serta penataan dan kebersihan lingkungan.
Dalam sambutannya, Dedi menyatakan akan mendorong dukungan Pemprov Jawa Barat untuk penanganan jalan di Kuningan. Jika Kabupaten Kuningan mengalokasikan tujuh persen APBD untuk infrastruktur jalan, Dedi menyebut ada tambahan dukungan sebesar 100 miliar rupiah tahun depan dalam bentuk pembangunan jalan.
Baca Juga:Miniatur Indonesia Dalam HUT RI Di RW 15 Nuansa Majasem – VideoSaksi Korban Kasus GTC Minta Perlindungan Hukum – Video
KDM juga mengingatkan Kuningan memiliki peran penting sebagai daerah konservasi. Gunung Ciremai dinilai menjadi sumber kehidupan yang harus dijaga, termasuk untuk pertanian, perikanan, dan pariwisata. Pengembangan wisata diminta tidak merusak kawasan alam.
Tak hanya infrastruktur dan lingkungan, Dedi mendorong produk lokal Kuningan naik kelas. Kopi, minuman jeruk nipis, peuyeum Kuningan, mi rebus, hingga warung khas Kuningan dinilai memiliki potensi ekonomi. Produk lokal perlu diperkuat melalui kemasan, branding, dan pemasaran yang menyesuaikan perkembangan zaman.
Dedi juga mendorong pengembangan desa wisata berbasis masyarakat, termasuk pemanfaatan rumah warga sebagai homestay. Menurutnya, pariwisata harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sehingga warga tidak hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri.
Di sektor SDM, KDM menyebut Kuningan perlu menyiapkan generasi muda untuk mengisi posisi strategis di kawasan industri Cirebon, Majalengka, Subang, dan Indramayu. Ia mengajak Pemkab menyiapkan putra-putri terbaik Kuningan agar mampu menguasai industri dan tetap membangun daerah.
Pesan KDM tersebut sejalan dengan tema Hari Jadi ke-528 Kuningan, “Melesat Ngudag Jaman, Ngakar Kuat Purwadaksi”. Kuningan didorong bergerak cepat menghadapi perubahan zaman, tanpa meninggalkan alam, budaya, dan kekuatan ekonomi masyarakat lokal.