Abu Vulkanik Bisa Ganggu Pernapasan, Inilah 7 Tips Cara Mencegahnya

Kesehatan
ilustrasi memakai masker untuk mencegah paparan abu vulkanik (istockphoto)
0 Komentar

Studi tersebut tidak membuktikan bahwa semua penderita asma akan mengalami serangan, melainkan memperkuat pentingnya menghindari paparan sebelum gejala memburuk.

7. Kenali batas antara iritasi dan keadaan darurat

Batuk ringan atau tenggorokan perih dapat membaik setelah seseorang berpindah ke ruangan yang udaranya bersih. Hentikan aktivitas dan hubungi tenaga kesehatan jika batuk, mengi, atau sesak tidak membaik, terlebih jika obat pelega asma tidak membantu.

Segera cari pertolongan darurat apabila:

  • Terengah-engah atau tidak mampu berbicara dalam kalimat lengkap.
  • Mengalami sesak yang cepat memburuk.
  • Merasakan nyeri atau tekanan berat di dada.
  • Tampak sangat lemas, mengantuk, bingung, atau pingsan.
  • Bibir, lidah, atau kulit yang tampak kebiruan atau keabu-abuan.

Tanda-tanda tersebut dapat menunjukkan bahwa tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen.

Baca Juga:Cara Alami Merawat Kulit Bayi agar Sehat, Lembut dan Tidak Kering yang Aman untuk Ibu BaruJadwal Sepak Bola Malam Ini 6-7 September 2026: Ada Piala Asia U20, Super League, dan Arsenal vs Chelsea

Menjaga jarak dari sumber abu tetap menjadi perlindungan terpenting. Pantau informasi terkini mengenai sebaran abu dan keamanan beraktivitas dari sumber resmi karena arah angin dan kondisi erupsi dapat berubah.

0 Komentar