Rumah Dipenuhi Abu Vulkanik? Inilah Cara Aman untuk Membersihkannya

Kesehatan
Sejumlah kendaraan tampak tertutup debu abu vulkanis Gunung Anak Krakatau
0 Komentar

  • Lembapkan abu secukupnya

Semprotkan sedikit air hingga permukaan abu lembap, bukan basah kuyup. Tujuannya hanya agar partikel tidak mudah terangkat oleh angin atau gerakan sekop.

Gunakan sekop untuk endapan yang tebal, kemudian masukkan abu ke dalam kantong plastik tebal atau wadah yang ditentukan oleh pemerintah daerah. Untuk lapisan tipis, sapu perlahan setelah abu dilembapkan.

  • Bersihkan permukaan rumah dengan kain lembap

Setelah area luar cukup bersih dan udara di luar tidak lagi berabu, bersihkan bagian dalam menggunakan kain atau pel lembap. Pada kaca, furnitur mengilap, serta permukaan akrilik, tepuk atau angkat abu secara perlahan. Menggosoknya dapat menimbulkan goresan.

Baca Juga:Abu Vulkanik Bisa Ganggu Pernapasan, Inilah 7 Tips Cara MencegahnyaCara Alami Merawat Kulit Bayi agar Sehat, Lembut dan Tidak Kering yang Aman untuk Ibu Baru

Karpet dan sofa dapat dibersihkan menggunakan penyedot debu dengan penyaring HEPA. Saat kantong atau filternya dilepas, lakukan dengan hati-hati agar abu tidak kembali tersebar.

  • Pisahkan pakaian dan alas kaki yang terpapar abu

Lepaskan sepatu serta pakaian luar sebelum memasuki bagian rumah yang sudah bersih. Pakaian sebaiknya dibilas terlebih dahulu dan dicuci dalam jumlah sedikit agar abu tidak merusak serat kain atau mesin cuci.

Jika pasokan air terlihat banyak mengandung abu, jangan langsung menggunakan mesin cuci atau mesin pencuci piring. Ikuti perkembangan informasi mengenai kondisi air dan gunakan sumber air lain untuk minum sampai keamanannya dipastikan.

  • Beristirahat secara berkala

Membersihkan abu dapat meningkatkan jumlah partikel yang terhirup sekaligus menguras tenaga. Hentikan pekerjaan jika muncul batuk berat, mengi, sesak napas, pusing, atau iritasi mata yang menetap.

Menjauhlah dari area berdebu dan cari pertolongan medis apabila keluhan tidak membaik.

Yang tidak boleh dilakukan

  • Jangan menyapu abu dalam keadaan kering

Sapu kering, kemoceng, dan mesin penyapu dengan sikat berputar dapat mengangkat partikel halus kembali ke udara. Penyapuan kering dapat menghasilkan paparan debu yang sangat tinggi.

  • Jangan menggunakan kipas atau alat peniup

Kipas, leaf blower, dan udara bertekanan dapat menyebarkan abu ke ruangan lain. Penyedot debu biasa juga dapat membuang kembali partikel halus melalui lubang keluarnya. Gunakan hanya perangkat dengan penyaring HEPA jika tersedia.

0 Komentar