Persijap Digebuk Madura United 0-2, Juan Cortes Bongkar Biang Kerok Kekalahan!

foto
Persijap vs Madura United/ foto: Ileague
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Langkah Persijap Jepara di pekan pembuka BRI Super League 2026/2027 harus berakhir pahit. Bertandang ke markas Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (6/9/2026), Laskar Kalinyamat dipaksa menyerah dua gol tanpa balas.

Persijap sebenarnya tampil cukup disiplin dan berhasil menahan imbang tuan rumah tanpa gol di babak pertama. Namun, pertahanan mereka akhirnya jebol juga di babak kedua lewat brace penyerang Madura United, Dimitar Mitkov, pada menit ke-53 dan 90.

Seusai laga, pelatih Persijap, Juan Cortes, tak sungkan membeberkan biang kerok di balik kekalahan timnya. Juru taktik asal Spanyol itu menilai Madura United memang tampil tangguh, sementara persiapan timnya sendiri masih jauh dari kata ideal.

Baca Juga:Waspada Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau! BMKG Keluarkan Imbauan untuk WargaJangan Sepelekan! 10 Perangkat Elektronik Ini Diam-diam Bikin Tagihan Listrik Membengkak

“Jadi, yang pertama, ini tentu pertandingan yang sulit karena lawan memiliki pemain-pemain yang bagus, berkualitas, serta pelatih yang baik. Ini pertandingan yang sulit,” ujar Juan Cortes dalam konferensi pers usai pertandingan.

Persiapan Mepet Cuma 3 Pekan

Salah satu kendala utama yang dikeluhkan Juan Cortes adalah masa persiapan pramusim yang terbilang sangat mepet. Persijap baru bisa menggelar latihan perdana pada pertengahan Agustus 2026, yang artinya mereka cuma punya waktu sekitar tiga minggu sebelum kompetisi bergulir.

“Kami juga memulai persiapan pramusim cukup terlambat, jadi mungkin kami belum sepenuhnya siap untuk musim ini. Namun, bagaimanapun juga, kami harus berusaha memberikan yang terbaik,” tambah Juan.

Efek dari belum maksimalnya kondisi fisik ini terlihat jelas saat laga memasuki paruh kedua. Menurut Juan, anak asuhnya mampu tampil disiplin dan menjaga kerapatan lini pertahanan (deep block) dengan solid sepanjang babak pertama.

Sayangnya, memasuki babak kedua, stamina para pemain mulai keteteran. Rasa lelah yang menggerogoti membuat konsentrasi pemain mengendur hingga berujung dua gol bagi lawan.

“Tentu, masih ada banyak hal yang perlu kami tingkatkan untuk menghadapi laga-laga berikutnya. Jadi secara bertahap, kami akan lebih siap untuk bertanding selama 90 menit penuh,” tegasnya.

Tertahan di Papan Bawah, Bersiap Jamu Borneo FC

Hasil minus ini membuat Persijap harus rela tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara BRI Super League 2026/2027. Posisi mereka masih di atas Java United dan Isenmulang FC yang mengawali musim dari minus dua poin.

0 Komentar