Masker Saja Tak Cukup! Ini 5 Tips Lindungi Pernapasan dari Abu Vulkanik Anak Krakatau

foto
cara membersihkan abu vulkanik/ ilustrasi: gemini ai
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Sebaran abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau kini sudah sampai ke wilayah Jakarta dan sekitarnya. Jangan diabaikan, paparan abu vulkanik ini berisiko memicu masalah kesehatan, terutama pada saluran pernapasan.

Guna mengantisipasi dampak buruk tersebut, dokter sekaligus content creator Tirta Mandira Hudhi (Dokter Tirta) bersama Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan, Prof. Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), membagikan sejumlah panduan penting bagi masyarakat.

Berikut beberapa imbauan dan tips aman yang perlu diperhatikan:

1. Tetap Wajib Pakai Masker meski Abu Terlihat Tipis

Dokter Tirta mengingatkan warga yang beraktivitas di luar ruangan untuk tetap mengenakan masker. Pasalnya, abu vulkanik yang sering terhirup bisa masuk ke saluran pernapasan dan memicu reaksi alergi, ISPA, hingga bronkitis.

Baca Juga:Waspada Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau! BMKG Keluarkan Imbauan untuk WargaJangan Sepelekan! 10 Perangkat Elektronik Ini Diam-diam Bikin Tagihan Listrik Membengkak

Terkait jenisnya, Prof. Agus menyarankan masyarakat menggunakan masker respirator seperti tipe N95 atau KN95 yang mampu menyaring partikel halus (particulate matter). Bagi anak-anak, gunakan masker khusus ukuran anak karena tipe N95 cenderung terlalu pengap untuk mereka.

2. Jangan Disapu! Siram Abu dengan Air

Saat membersihkan abu yang menumpuk di teras atau halaman rumah, hindari mengusirnya dengan sapu. Tindakan ini justru membuat abu beterbangan kembali ke udara dan rawan terhirup.

“Jangan disapu, itu tambah terbang, tambah sesak napas, dan batuk-batuk, disiram pakai air ya, disiram pakai air,” tegas Dokter Tirta melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.

3. Hati-hati Saat Cuci Muka

Partikel abu vulkanik bersifat tajam dan abrasif. Jika wajah terkena abu, jangan langsung digosok menggunakan tangan.

Bilas dulu dengan air mengalir dan gunakan sabun pembersih wajah (facial wash) secara perlahan agar kulit tidak lecet atau tergores.

4. Pindahkan Olahraga ke Dalam Ruangan

Bagi pencinta olahraga luar ruangan, Dokter Tirta menyarankan untuk mengalihkan aktivitas fisik ke dalam ruangan (indoor) sementara waktu.

Berolahraga berat di luar saat terjadi hujan abu berisiko membuat paru-paru menyedot partikel abu dalam jumlah jauh lebih banyak.

Baca Juga:4 Tanaman Ini Ternyata Bisa Bikin Ular Betah di Rumah, Nomor 3 Sering Ada di Pekarangan!Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026: Format Baru, Indonesia Jadi Tuan Rumah Divisi Utama

5. Jaga Kualitas Udara Dalam Rumah dan Imunitas

Prof. Agus menambahkan, penting untuk menjaga kualitas udara di dalam rumah dengan selalu menutup pintu dan jendela.

0 Komentar