4. Gunung Merapi Waspada
Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan DIY juga masuk dalam daftar gunung yang dipantau intensif. Meski tidak mengalami erupsi besar, aktivitasnya tergolong fluktuatif dan berpotensi menghasilkan guguran lava pijar yang dapat mengancam pemukiman di lerengnya.
Status Merapi saat ini masih berada di Level II atau Waspada, namun masyarakat di sekitar diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya.
5. Gunung Ibu di Maluku Utara
Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara, juga menunjukkan peningkatan aktivitas. Gunung yang memiliki ketinggian 1.325 meter di atas permukaan laut ini tercatat mengeluarkan abu vulkanik dan asap putih tebal.
Baca Juga:Abu Vulkanik Gunung Meletus Bukan Cuma Bikin Sesak! Ini 5 Bahaya yang Wajib Diwaspadai4 Gunung Api Indonesia Erupsi Bersamaan, Benarkah Ada ‘Pipa Magma’ yang Menghubungkannya?
Erupsi Gunung Ibu sempat terjadi pada 1 September 2026 dengan kolom abu mencapai 1.500 meter dari puncak. Status gunung ini berada di Level III atau Siaga, dengan rekomendasi radius bahaya 4 kilometer dari pusat erupsi.
Apakah Erupsi Saling Berkaitan?
PVMBG menjelaskan bahwa secara ilmiah tidak ada hubungan langsung antara erupsi di satu gunung dengan gunung lainnya, meskipun terjadi dalam waktu yang berdekatan. Setiap gunung api memiliki sistem magmatik yang berbeda dan tidak saling terhubung.
Namun, peningkatan aktivitas beberapa gunung secara bersamaan dapat dipicu oleh kondisi geologi regional, seperti pergerakan lempeng tektonik atau peningkatan tekanan di bawah permukaan bumi.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti informasi resmi dari PVMBG dan BMKG, serta tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya. Kewaspadaan tetap diperlukan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar kawasan rawan bencana.
