RADARCIREBON.TV – Sebagian wilayah Indonesia diprediksi akan mengalami suhu terpanas pada September 2026. Pada pekan awal September 2026, suhu udara di sejumlah wilayah Indonesia bahkan sempat menembus 38 derajat Celsius. Kondisi ini menjadi perhatian serius, terutama terkait ancaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang semakin meningkat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu maksimal harian di sejumlah wilayah Indonesia berada di angka 37,0 hingga 38,6 derajat Celsius selama periode 1-9 September 2026.
Sintang Kalimantan Barat Catat Suhu Terpanas 38,6 Derajat Celsius
Adapun wilayah yang mencatatkan suhu udara terpanas adalah Sintang, Kalimantan Barat, yang mencapai 38,6 derajat Celsius. “Suhu udara maksimum tertinggi tercatat pada 1 September sebesar 38,6 derajat Celsius di Stasiun Meteorologi Tebelian Sintang, Kalimantan Barat,” tulis keterangan BMKG dikutip Senin, 14 September 2026.
Berdasarkan catatan suhu maksimum harian yang dipantau dari 1 September pukul 07.00 WIB hingga 2 September pukul 07.00 WIB, terdapat 10 stasiun pemantauan yang mencatat suhu udara tertinggi. Berikut daftar lengkapnya:
Baca Juga:Cuaca Cirebon Hari Ini Jumat, 31 Juli 2026: Cerah Sepanjang Hari, Suhu Capai 33-35 DerajatCuaca Cirebon Hari Ini 27 Juli 2026: Berawan dan Cerah Bergantian, Suhu Maksimal 31 Derajat
– Stamet Tebelian: 38,6 derajat Celsius- Stamet Nangapinoh: 37,6 derajat Celsius- Stamet Pangsuma: 36,7 derajat Celsius- Stageof Lampung Utara: 36,6 derajat Celsius- Stamet Kalimarau: 36,3 derajat Celsius- Stamet Kasiguncu: 36,2 derajat Celsius- Stamet Mutiara Sis-Al Jufri: 36,1 derajat Celsius- Taman Alat Digital Staklim Sumsel: 36,0 derajat Celsius- Stamet Syamsudin Noor: 35,9 derajat Celsius- Stamet Tjilik Riwut: 35,8 derajat Celsius
El Nino Sangat Kuat Picu Suhu Panas dan Kekeringan
Lebih lanjut, BMKG menjelaskan bahwa suhu tinggi tersebut terjadi di tengah kondisi atmosfer Indonesia yang dominan kering selama musim kemarau. Kekeringan yang terjadi turut dipengaruhi El Nino yang masih berada dalam kategori sangat kuat. BMKG juga menilai El Nino masih berpotensi meningkat dan diprediksi bertahan hingga awal 2027. Kondisi atmosfer kering dan suhu udara tinggi ini turut meningkatkan potensi karhutla di berbagai wilayah.
Dalam pemantauan hotspot selama 10 hari terakhir, titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi masih terkonsentrasi di sejumlah wilayah. Kalimantan Tengah tercatat memiliki akumulasi tertinggi dengan 2.526 titik, lalu Kalimantan Barat 2.102 titik, Sumatera Selatan 1.180 titik, dan Papua Selatan 570 titik. Tingginya titik panas ini menjadi perhatian karena menunjukkan peningkatan potensi karhutla yang memicu meluasnya sebaran asap. Asap yang dihasilkan dari kebakaran hutan dan lahan dapat mengganggu kesehatan pernapasan masyarakat serta mengganggu aktivitas penerbangan.
