Warga Sekitar Ciremai Perkuat Pasukan Pencegah Karhutla – Video

Warga Sekitar Ciremai Perkuat Pasukan Pencegah Karhutla
0 Komentar

Puncak musim kemarau membuat warga desa penyangga kawasan Gunung Ciremai semakin waspada terhadap ancaman karhutla. Masyarakat Peduli Api Paguyuban Silihwangi Majakuning mempersiapkan warga dengan berlatih teknik pemadaman, langsung bersama Damkar Kuningan.

Puncak musim kemarau membuat warga desa penyangga kawasan Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan dan Majalengka, meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Untuk memperkuat pencegahan, Masyarakat Peduli Api dari Paguyuban Silihwangi Majakuning berlatih teknik pemadaman, langsung bersama petugas Damkar.

Sekitar 100 anggota MPA mengikuti pelatihan di sekitar obyek wisata Batuluhur, Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan Kuningan. Mereka belajar mengoperasikan mesin penyemprot air bertekanan sedang, membentuk kru pemadaman, hingga membangun komunikasi tim yang efektif saat menghadapi titik api.

Baca Juga:Rencana Kerjasama KPBU APJ Diklaim Tetap Berjalan – VideoPesan KDM Menggelegar Di HUT Ke-528 Kuningan – Video

Dalam simulasi, setiap anggota memiliki peran seperti tim damkar, mulai dari seorang nozzleman, helper, hingga operator. Penggunaan alat komunikasi dan aba-aba juga dilatih, agar pemadaman dapat dilakukan secara terkoordinasi, terutama saat menghadapi medan hutan yang sulit dijangkau.

Berdirinya MPA sejak 2021, berawal dari kelompok tani hutan yang terlibat dalam kemitraan konservasi. Keterbatasan peralatan saat memadamkan api secara manual, mendorong warga berinisiatif menyediakan peralatan secara swadaya.

Paguyuban kini memiliki peralatan seperti water jet shooter atau penyemprot punggung, kendaraan pengangkut air, serta kendaraan khusus untuk membawa peralatan pemadaman ke lokasi. Selang pemadam juga dapat dibawa masuk ke kawasan hutan yang memiliki embung atau sumber air.

Peran Masyarakat Peduli Api dinilai penting, karena warga yang berada di desa penyangga menjadi pihak yang paling cepat mengetahui munculnya titik api. Di Kecamatan Pasawahan sendiri, MPA telah terlibat dalam dua kejadian kebakaran sepanjang 2026, termasuk di Blok Cirendang dan wilayah Desa Padabeunghar.

Gerakan MPA ini juga mendapat dukungan dari Danramil Pasawahan Kapten Chb Sunardi, Kapolsek Pasawahan Iptu Enang, perwakilan BTNGC, serta sejumlah kepala desa.

Masyarakat Peduli Api Paguyuban Silihwangi Majakuning saat ini memiliki kekuatan anggota yang tersebar di berbagai desa penyangga Gunung Ciremai, hingga wilayah Kuningan dan Majalengka. Selain pencegahan karhutla, mereka juga terlibat dalam kegiatan konservasi, seperti penanaman dan perawatan kawasan hutan.

0 Komentar