Petugas Bertahan 3 Hari di Medan Terjal Karhutla Ciremai – Video

Petugas Bertahan 3 Hari di Medan Terjal Karhutla Ciremai
0 Komentar

Upaya pemadaman karhutla di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai, Desa Pasawahan, Kuningan, membuahkan hasil. Setelah tiga hari berjibaku di medan terjal, tim gabungan bersama relawan MPA berhasil memadamkan titik api dan kini melanjutkan proses mop up atau pendinginan.

Setelah tiga hari berjibaku dengan kebakaran hutan di Desa Pasawahan, kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai, petugas gabungan dari BPBD, BTNGC, TNI-Polri, dan relawan MPA Silihwangi Majakuning berhasil memadamkan api pada Rabu sore, 9 September 2026, sekitar pukul 17.00 WIB.

Ketua Paguyuban MPA Silihwangi Majakuning, Nandar Junar Arip, menerangkan selama tiga hari relawan dari sejumlah wilayah juga dilibatkan untuk memperkuat penanganan dan melakukan pergantian personel di lapangan.

Baca Juga:KUA Didorong Naik Kelas Dan Bertransformasi Melalui Nasuha – VideoPemkab Cirebon Beri Hadiah Umrah – Video

Penanganan ini berawal saat MPA menerima informasi kebakaran pada Senin, 7 September lalu. Titik api terdeteksi di Blok Cileutik, sebelum penanganan berlanjut ke sejumlah titik lain saat api mulai menyebar, di antaranya Blok Jalan Maling, Panjat Roma, Karang Dinding, hingga Manguntapa.

Hingga Rabu, 9 September, pukul delapan malam, titik api sudah tidak terlihat. Namun, tim gabungan masih melakukan penyekatan dan mop up atau pendinginan, untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran. Luas area terbakar masih dalam pendataan dan pemetaan pihak TNGC dan BPBD, dengan perkiraan sementara sekitar 40 hektare.

Proses pemadaman berlangsung dalam kondisi medan terjal dan berbatu, dengan material kayu lama yang masih dapat menyimpan bara. Untuk menjaga stamina, personel diterjunkan secara bergantian. Puluhan MPA yang dilibatkan dalam pemadaman ini berasal dari MPA Desa Pasawahan dan Desa Padabeunghar. Tak hanya itu, Paguyuban MPA juga mendapat bantuan dari MPA wilayah Majalengka.

Selain menggunakan alat dan kendaraan pemadam milik pemerintah, MPA juga menghadirkan kendaraan dengan mesin penyemprot dan mobil pengangkut air, serta sejumlah water shooter untuk pemadaman secara manual.

Kolaborasi lintas unsur ini menjadi kunci dalam mengendalikan karhutla di kawasan Ciremai. Setelah titik api berhasil dipadamkan, tim kini memastikan seluruh kawasan aman dari bara tersembunyi. Relawan MPA berharap kebakaran tidak kembali terjadi, terutama di kawasan Ciremai yang masih rawan karhutla pada musim kemarau.

0 Komentar