Sedangkan pesantren, keraton, atau lembaga lainnya tetap dapat menggelar kegiatan haul masing-masing. Seluruh gagasan ini diarahkan pada satu tujuan, yaitu menjadikan warisan Sunan Gunung Jati tetap hidup dan memberikan manfaat bagi masyarakat hingga hari ini.
Bukan hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah Cirebon, tetapi diterjemahkan menjadi gerakan sosial, keagamaan, budaya, dan ekonomi.