Absennya Jay Idzes Tak Terlalu Mengkhawatirkan
Di lini belakang, Indonesia masih memiliki sejumlah pemain yang dapat mengisi posisi yang ditinggalkan Jay Idzes karena cedera. Nama-nama seperti Kevin Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner, dan Rizky Ridho menjadi sejumlah opsi yang tersedia.
Menurut Bung Kus, persoalan utama bukan hanya mengenai kemampuan individu, tetapi juga peran Jay sebagai pemimpin di lini belakang. Dalam kondisi tersebut, Kevin Diks dipercaya menjadi kapten Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Bung Kus menilai Kevin Diks memiliki pengalaman yang cukup untuk menjalankan peran tersebut karena sudah pernah menjadi kapten di level klub.
“Kevin Diks menurut saya akan menjadi pemain yang lebih berperan dengan tidak adanya Jay Idzes. Menurut saya tidak akan menjadi kesulitan tersendiri bagi dia karena di klubnya sendiri pun dia sudah menjadi kapten,” ujarnya.
Baca Juga:14 Pemain Tersingkir! Ini Wajah Baru Skuad Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026Bandung Jadi Sorotan FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Siapkan Hadiah Motor Listrik
Waspadai Malaysia dan Evaluasi Herdman
Selain Singapura, Timnas Indonesia juga akan menghadapi Malaysia dan Bangladesh dalam persaingan FIFA ASEAN Cup 2026. Bung Kus mengingatkan agar skuad Garuda tidak meremehkan lawan, khususnya Malaysia. Menurutnya, pertandingan menghadapi Malaysia selalu memiliki atmosfer berbeda. Apalagi sejumlah pemain Indonesia yang berkarier di Eropa dan pemain naturalisasi belum memiliki banyak pengalaman menghadapi rival dari Asia Tenggara tersebut.
“Malaysia akan menjadi ujian bagi Kevin Diks dan teman-temannya dari Eropa yang belum pernah menghadapi Harimau Malaya,” kata Bung Kus.
Bung Kus juga menilai pergantian pelatih dalam waktu singkat dapat menjadi keputusan yang berisiko bagi Timnas Indonesia. John Herdman membutuhkan waktu untuk membangun permainan karena level tim nasional berbeda dengan klub. Pelatih tim nasional tidak memiliki kesempatan berlatih bersama pemain setiap hari.
Menurutnya, evaluasi tetap diperlukan terhadap kinerja Herdman. Namun, proses tersebut sebaiknya dilakukan dengan mempertimbangkan agenda besar Timnas Indonesia berikutnya. Indonesia akan menghadapi Piala Asia 2027 pada Januari mendatang. Karena itu, waktu yang tersedia untuk membangun tim relatif terbatas.
“Pelatih membutuhkan proses. Apalagi John Herdman tidak setiap hari bertemu dengan pemain-pemain ini. Di level tim nasional memang membutuhkan waktu yang lebih lama,” ujar Bung Kus.
