RADARCIREBON.TV- Belakangan ini, keluhan terserang penyakit flu atau influenza makin marak di tengah masyarakat. Banyak orang mengeluhkan gejala yang terasa lebih menyiksa dari biasanya—mulai dari demam tinggi, batuk, pilek hebat, hingga seluruh badan terasa pegal-pegal.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membenarkan adanya kenaikan tren kasus influenza saat ini. Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, dr. Andi Saguni, mengungkapkan bahwa lonjakan ini tak hanya terjadi di Tanah Air, tetapi juga di kawasan Asia Tenggara dan level global.
Meski begitu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik. Kemenkes mencatat tingkat aktivitas influenza di Indonesia sejauh ini masih berada di kategori rendah hingga sedang.
Baca Juga:John Herdman Ungkap 2 Kunci Timnas Indonesia Hadapi Malaysia, Ini Dia!Semangka atau Pepaya, Mana yang Lebih Aman untuk Penderita Diabetes? Jangan Salah Pilih!
“Betul memang terjadi kenaikan kasus influenza, khususnya di Indonesia dan Asia Tenggara, dan global juga seperti demikian,” ujar Andi dalam konferensi pers daring, Senin (28/9/2026).
Berdasarkan data pemantauan Kemenkes hingga minggu ke-38 tahun 2026, tingkat positif (positivity rate) influenza mencapai 56 persen, dengan varian dominan yakni Influenza A(H1N1)pdm09.
Tren kenaikan ini sebenarnya masih sesuai pola musiman tahunan, di mana kasus flu biasanya mulai menanjak sejak September hingga akhir tahun.
Menariknya, data Kemenkes menunjukkan porsi kasus flu dalam beberapa pekan terakhir cukup banyak disumbang oleh kelompok anak-anak dan balita usia 0 hingga 4 tahun.
Benarkah Flu Sekarang Lebih Ganas dan Ada ‘Superflu’?
Menjawab keluhan warga yang merasa flu kali ini jauh lebih berat, Kemenkes menegaskan bahwa pengalaman pribadi tidak bisa langsung disimpulkan bahwa virus yang beredar sekarang lebih ganas.
“Kita tidak dapat menyimpulkan bahwa Influenza A saat ini lebih berat hanya berdasarkan pengalaman atau keluhan masyarakat,” jelas Andi.
Menurutnya, tingkat keparahan harus diukur berdasarkan data medis resmi, seperti angka rawat inap di rumah sakit hingga tingkat kematian.
Baca Juga:NASA SpaceX Crew-14 Siap Meluncur ke ISS 2027, Ini 4 Astronaut yang Akan Jalani Misi BersejarahKiper Tanjung Verde Vozinha Ungkap Sisi Gelap Ketenaran Usai Piala Dunia 2026
Andi juga menepis isu heboh mengenai sebutan “superflu” untuk varian Influenza A(H3N2) subclade K. Ia menegaskan istilah ‘superflu’ bukanlah nama resmi dari WHO maupun Kemenkes, dan data menunjukkan tidak ada peningkatan tingkat keparahan pada varian tersebut.
