Kritik terhadap Taktik John Herdman
Hasil imbang melawan Malaysia memicu kritik dari berbagai pihak. Banyak pengamat menilai taktik John Herdman kurang efektif dan monoton, sehingga membuat pemain kesulitan menembus pertahanan lawan. Ada yang menyebut pola permainan Indonesia mirip dengan permainan di game eFootball yang terlalu mengandalkan serangan balik tanpa variasi.
Meski begitu, masih ada satu pertandingan tersisa yang bisa dimanfaatkan Timnas Indonesia untuk membuktikan kualitasnya. Laga melawan Bangladesh pada Kamis (1/10/2026) menjadi momen penentuan apakah skuad Garuda layak melaju ke partai puncak atau harus puas mengakhiri perjalanan di fase grup.
Dukungan untuk Timnas Indonesia
Apapun skenario yang terjadi, dukungan penuh dari seluruh masyarakat Indonesia tetap dibutuhkan. Para pemain diharapkan bisa tampil maksimal, mencetak gol sebanyak mungkin, dan menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan. Dukungan suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno juga diyakini mampu menjadi energi tambahan bagi Thom Haye dan kolega.
Baca Juga:Pesan John Herdman Jelang Indonesia vs Malaysia, Pelatih Garuda Cari Aman?Update Klasemen Medali Asian Games 2026, Malaysia Capai Target Emas, Indonesia Peringkat ke-14
Kedua skenario di atas bisa terwujud jika Timnas Indonesia mampu mengalahkan Bangladesh dengan skor besar. Kuncinya adalah fokus, disiplin, dan kemampuan memanfaatkan setiap peluang menjadi gol.
