RADARCIREBON.TV- Mengapa Grand Prix Formula One (F1) Bahrain 2026 dipindahkan ke Malaysia, Sirkuit Internasional Sepang? Mungkinkah gelaran yang akan berlangsung pada Jumat-Minggu, 4-6 Oktober 2026 ini akan menjadi arena bagi Kimi Antonelli (Mercedes) memperlebar jarak dari George Russel, sang rekan setim sekaligus rival terdekat musim ini?
Grand Prix Bahrain adalah seri ke-16 dari total 23 seri balapan F1 2026. Semestinya GP ini digelar pada April lalu, namun diundur dan diubah venuenya dengan pengumuman pada Juli 2026 lalu.
Sebelum balapan akhir pekan ini, Kimi Antonelli masih berada di puncak klasemen F1 2026. Dengan 302 poin, pemain muda Italia itu cukup nyaman berada di puncak. Torehannya ini berjarak 66 poin dari peringkat kedua George Russel.
Baca Juga:Bolehkah Olahraga Lari Saat Flu? Yuk Kenali Kondisi yang Perlu DiperhatikanSebelum Waktunya Suntik, Yuk Simak 8 Fakta Vaksin Flu yang Perlu Kamu Ketahui Ini!
Antonelli jadi pembalap paling moncer di F1 2026 dengan mencatatkan 8 kali juara, termasuk 5 di antarnya dilakukan secara beruntun dari GP China hingga Monaco.
Dengan venue yang berubah, mengapa gelaran F1 Bahrain 2026 di Malaysia tidak diubah jadi Grand Prix Malaysia? Apa pula alasan pemindahan venue ke Sepang yang sudah absen menggelar balapan Formula 1 sejak 2017?
Kenapa F1 Bahrain Dipindah ke Sepang Malaysia? Ini Penjelasannya
Melansir Crash.net, penunjukan Sepang sebagai “tuan rumah” F1 Bahrain yang berpindah venue ini diumumkan pada 26 Juli 2026.
Ketika itu, Formula One dan FIA memberikan pernyataan resmi bahwa “acara ini akan menjadi Formula 1 Bahrain Grand Prix di Malaysia. Kesepakatan ini, yang dicapai antara Formula 1, FIA, Pemerintah Bahrain, dan Pemerintah Malaysia, memungkinkan Formula 1 untuk mempertahankan Grand Prix yang awalnya tidak akan digelar.”
Grand Prix F1 ke-16 tahun ini hanya memindahkan sirkuit balapan yang awalnya Bahrain International Circuit ke Sirkuit Sepang. Selebihnya, pemerintah Bahrain tetap bertindak sebagai promotor utama.
Sebelummya, GP Bahrain dijadwalkan menempati urutan keempat dalam jadwal F1 2026 dan digelar pada 10-12 April 2026. Langkah ini diambil oleh Fédération Internationale de l’Automobile (FIA) setelah terjadinya perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran yang berlangsung sejak 28 Februari 2026.
Perang tersebut menyebabkan situasi tidak aman di sejumlah lokasi di Bahrain, termasuk fasilitas bahan bakar di dekat Sirkuit Internasional Bahrain.
