Waroeng Rakyat menyiapkan panggung prestasi bagi siswa penerima Program Indonesia Pintar atau PIP, melalui Ciremai Smart Competition atau CSC 2026.
Waroeng Rakyat, sebuah forum diskusi di Kabupaten Kuningan, kembali menyiapkan event maupun kompetisi non-APBD bagi masyarakat. Kali ini panggung prestasi disiapkan bagi siswa penerima Program Indonesia Pintar atau PIP, melalui Ciremai Smart Competition atau CSC 2026. Sebuah kompetisi cerdas cermat tingkat SMP dan MTs sederajat, yang secara khusus memberikan ruang bagi siswa penerima PIP.
Ketua Pelaksana CSC Rheza Amarulloh didampingi Sekretaris Kegiatan Angga mengatakan, status sebagai penerima PIP tidak semestinya menjadi pembatas bagi siswa untuk berprestasi, sehingga mereka perlu diberikan kesempatan dan panggung yang sama.
Baca Juga:Waktu Terbatas, APBD Perubahan Kabupaten Cirebon Diminta Fokus Program Prioritas – VideoSungai Sriganala Penuh Eceng Gondok, Warga Minta Normalisasi – Video
Keterbatasan ekonomi terkadang membuat sebagian siswa penerima PIP kurang mendapatkan ruang dalam berbagai kompetisi, karena itu CSC diharapkan dapat membuka kesempatan sekaligus menghapus stigma dan sekat diskriminasi.
CSC 2026 mengusung tema membuktikan kemampuan, menyalakan harapan, dan digelar menyambut Hari Guru Nasional. Panitia bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Alumni IPMK-YK, serta menggandeng Pusat Prestasi Nasional atau Puspresnas.
Pendaftaran peserta dibuka 1 hingga 24 Oktober 2026, verifikasi 25 Oktober, dan technical meeting 26 Oktober. Tahap passing grade digelar 7 November, sedangkan semifinal dan grand final dijadwalkan 28 November 2026.
Setiap sekolah dapat mengirimkan 3 peserta, dengan materi kelas 7 dan kelas 8, meliputi IPA, IPS, Matematika, dan Bahasa Indonesia. Panitia menyatakan juri akan dipilih berdasarkan kompetensi dan menjunjung integritas.
CSC 2026 digagas Waroeng Rakyat bersama Ikatan Keluarga Alumni IPMK-YK, dan tidak menggunakan anggaran APBD. Melalui kompetisi ini, siswa penerima PIP diharapkan dapat menunjukkan kemampuan dan prestasinya, tanpa terbatasi latar belakang ekonomi.