RADARCIREBON.TV- Menjaga daya tahan tubuh tidak selalu harus dilakukan dengan olahraga yang berat. Aktivitas sederhana yang dilakukan secara rutin juga bisa membantu tubuh tetap aktif dan menjaga kebugaran. Bahkan, olahraga ringan bisa lebih mudah dijadikan kebiasaan karena tidak membutuhkan banyak waktu atau peralatan.
Aktivitas fisik juga membantu menjaga kesehatan jantung, paru-paru, otot, dan kualitas tidur. Manfaat tersebut ikut mendukung kondisi tubuh secara keseluruhan sehingga tubuh dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Kalau ingin mulai bergerak tanpa langsung melakukan latihan berat, beberapa gerakan olahraga ringan untuk membantu menjaga daya tahan tubuh ini bisa dipraktikkan.
1. Jalan kaki santai
Jalan kaki termasuk aktivitas yang mudah dilakukan tanpa membutuhkan alat khusus. Kamu bisa berjalan selama 20–30 menit di sekitar rumah, kompleks, taman, atau area lain yang aman. Tidak perlu berjalan dengan kecepatan tinggi; cukup pilih tempo yang membuat tubuh tetap bergerak tetapi masih memungkinkan kamu berbicara tanpa terengah-engah. Bagi yang sehari-hari lebih banyak duduk, jalan kaki juga bisa menjadi cara sederhana untuk menambah aktivitas fisik.
Baca Juga:Siapa Saja yang Absen? Prediksi Line-up Timnas Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026Ingin Tahu HP Ngebut atau Lemot? Inilah Cara Mengetes Performa HP Dengan Metode yang Benar
Meski terlihat sederhana, berjalan secara rutin tetap membuat jantung bekerja lebih aktif dibandingkan saat duduk diam. Otot kaki juga ikut digunakan sehingga tubuh tidak terus berada dalam posisi pasif sepanjang hari. Kalau 20–30 menit terasa terlalu lama, waktunya bisa dibagi menjadi beberapa sesi yang lebih pendek. Kebiasaan berjalan seperti ini lebih mudah dipertahankan daripada memaksakan olahraga berat yang akhirnya hanya dilakukan sesekali.
2. Jogging ringan
Kalau jalan kaki sudah terasa terlalu mudah, kamu bisa menaikkan intensitasnya dengan jogging. Tidak perlu berlari sekencang mungkin karena tujuan utamanya adalah membuat tubuh tetap aktif tanpa cepat kehabisan tenaga. Jogging selama sekitar 15–20 menit sudah bisa menjadi bagian dari aktivitas fisik harian. Pilih kecepatan yang masih terasa nyaman dan kurangi tempo jika mulai terlalu terengah-engah.
Gerakan berlari membuat jantung dan paru-paru bekerja lebih aktif dibandingkan dengan jalan santai. Jika dilakukan secara rutin, aktivitas aerobik seperti jogging dapat membantu meningkatkan kebugaran kardiorespirasi, yaitu kemampuan jantung dan paru-paru memasok oksigen selama tubuh bergerak. Olahraga juga dapat membantu mengurangi stres dan membuat tidur lebih berkualitas. Dua hal tersebut penting karena kurang tidur dan stres berkepanjangan dapat memengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan.
