Natualisasi Tambahan Timnas Indonesia Dikejar Waktu, Bung Ropan: Idealnya Masuk November

Naturalisasi tambahan Timnas Indonesia
Naturalisasi tambahan Timnas Indonesia dikejar waktu, Bung Ropan sebut berkas idealnya masuk November. | Foto: disway
0 Komentar

Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan John Herdman bersama PSSI. Evaluasi harus mempertimbangkan kualitas pemain, pengalaman kompetisi, kebugaran, serta kemampuan beradaptasi dengan sistem permainan tim nasional.

Proses Naturalisasi Butuh Persiapan Matang

Proses naturalisasi membutuhkan persiapan administrasi yang tidak sederhana. Karena itu, apabila PSSI dan tim pelatih ingin menambah pemain keturunan untuk Piala Asia 2027, identifikasi kandidat dan pengumpulan dokumen perlu dilakukan sedini mungkin. Bung Ropan menyebut selain proses kewarganegaraan, pemain yang bersangkutan juga harus memenuhi ketentuan kelayakan untuk membela Timnas Indonesia sesuai regulasi yang berlaku.

Peluang pemain diaspora dengan kewarganegaraan ganda juga menjadi salah satu hal yang dapat dicermati. Namun, kemungkinan tersebut bergantung pada aturan hukum yang berlaku, status kewarganegaraan masing-masing pemain, serta persyaratan FIFA. “Artinya, penambahan pemain tidak bisa hanya didasarkan pada kebutuhan teknis. Proses administrasi dan kepastian status pemain juga harus diselesaikan sebelum mereka dapat masuk dalam perencanaan skuad,” ujarnya.

Baca Juga:Jadwal Timnas Putri Indonesia vs Armenia FIFA Womens Matchday Oktober 2026 dan Daftar PemainJohn Herdman Sentil Netizen Indonesia, Minta Hentikan Hujatan dan Cyberbullying ke Pemain Timnas

Dengan waktu menuju Piala Asia 2027 yang semakin dekat, PSSI dan John Herdman perlu menentukan posisi mana yang paling mendesak untuk diperkuat. Penyerang tengah, pemain sayap, dan gelandang menjadi tiga sektor yang disorot dalam pembahasan kebutuhan skuad. Namun, prioritas tersebut tetap harus ditentukan melalui evaluasi menyeluruh terhadap pemain yang tersedia.

0 Komentar