Tingkat kematangan roti panggang sangat menentukan tingkat bahayanya. Kalau warna rotinya sudah cokelat tua apalagi ada bercak hitam gosong, itu tandanya kadar akrilamidanya sudah melonjak tinggi (sekitar 50–500 µg/kg).
Solusi: Cukup panggang roti gandum sampai warnanya berubah jadi cokelat keemasan muda saja, jangan sampai kehitaman.
4. Kopi
Proses penyangraian (roasting) biji kopi juga memicu munculnya senyawa ini. Uniknya, kopi dengan tingkat sangrai terang (light roast) justru cenderung memiliki kadar akrilamida yang perlu diperhatikan dibanding dark roast, karena akrilamida terbentuk di awal proses roasting dan perlahan terurai jika disangrai lebih lama.
Baca Juga:Susah Nabung Gara-Gara Kebutuhan Makin Mahal? Coba Kakeibo, Metode Hemat Ala Jepang yang Ampuh Banget!Asap Karhutla Kalimantan Terdeteksi Sampai Jakarta, Ini 4 Penyebab Menurut Pakar
Kopi seduh umumnya mengandung 5–20 µg/L, sementara kopi instan bubuk bisa mencapai 100–400 µg/kg.
5. Sereal Sarapan Olahan
Sereal kemasan yang sering dijadikan sarapan praktis seperti corn flakes juga melewati proses pemanggangan panas tinggi. Produk sereal tinggi gula yang warnanya makin kecokelatan tercatat menyimpan kadar akrilamida sekitar 150–1.200 µg/kg.
Solusi: Mulai beralih ke bahan alami seperti oatmeal masak tradisional yang jauh lebih aman buat tubuh.
Kunci Utamanya: Perhatikan Cara Masak!
Anda tidak perlu langsung panik dan stop makan kentang atau roti sama sekali. Kunci utamanya ada pada cara memasak.
Patokan sederhananya: usahakan masak makanan bertepung hingga warnanya kuning keemasan, bukan cokelat tua apalagi sampai gosong!
