Jangan Asal Scan! Inilah Cara Mengenali QRIS Palsu yang Terindikasi Judol

QRIS
Ilustrasi pembayaran QR (istockphoto)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Kehadiran teknologi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) telah mempermudah transaksi pembayaran digital masyarakat Indonesia. Kemudahan ini sayangnya dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi penipuan. Penggunaan stiker kode transaksi buatan yang mengarah ke situs judi online juga marak ditemui.

Para pelaku biasanya menempelkan stiker palsu di atas kode asli milik pedagang resmi tanpa terdeteksi. Pengguna yang kurang teliti dapat terjebak masuk ke laman pembayaran ilegal milik kelompok kejahatan. Berikut tips mengenali QRIS palsu atau yang terafiliasi dengan judol.

Cara Mengenali QRIS Palsu yang Terindikasi Judol

1. Periksa nama pedagang pada tampilan layar

Langkah pertama yang paling krusial adalah memastikan nama penerima dalam aplikasi sesuai dengan lokasi fisik transaksi. Di dalam aplikasi pembayaran, nama toko atau penyedia layanan selalu muncul sebelum Anda menuliskan jumlah uang. Ketidaksesuaian nama toko dapat menjadi sinyal peringatan sebelum Anda menekan tombol untuk mengonfirmasi pengiriman uang. Penjahat sering kali memakai nama akun palsu yang terlihat serupa dengan nama toko yang sebenarnya. Melakukan pemeriksaan ulang dengan kasir atau pemilik toko dapat menghindari kesalahan dalam pengiriman dana.

Baca Juga:Jangan Sampai Tertipu! Inilah Penjelasan Apa Iru iPhone HDC? Pengertian dan Ciri-cirinyaJadwal Sepak Bola Malam Ini 18-19 Oktober 2026 Ada Pertandingan Persib Bandung, MU, dan Real Madrid

2. Cermati kondisi fisik stiker kode transaksi

Pengamatan secara visual terhadap stiker yang terpasang di meja kasir sangat dianjurkan. Stiker buatan oknum jahat biasanya menimpa stiker lama dengan permukaan yang terasa lebih tebal dan janggal. Kamu dapat meraba permukaan stiker untuk memastikan tidak ada lapisan tambahan yang sengaja ditempelkan. Minta bantuan petugas toko untuk memverifikasi jika kamu menemukan bekas kupasan di area tersebut. Jika perlu, minta kode QRIS langsung dari perangkat milik penjual apabila tersedia.

3. Hindari pemindaian dari sumber tidak resmi

Pembayaran nontunai ada baiknya hanya dilakukan pada lembaran resmi yang disediakan langsung oleh pemilik usaha. Waspadai tawaran pembayaran melalui cetakan brosur selebaran yang dibagikan oleh orang tidak dikenal. Selalu pastikan kamu memindai kode yang diletakkan pada tempat pembayaran resmi toko tersebut. Jangan pernah menuruti arahan pihak luar untuk memindai kode yang dikirimkan melalui pesan singkat.

0 Komentar