Anak Terkena ISPA? Jangan Panik, Inilah 5 Cara Marawat Si Kecil Lebih Nyaman!

Kesehatan
Ilustrasi anak yang sakit saluran pernapasan (istockphoto)
0 Komentar

3. Bantu legakan hidung tersumbat dengan cara yang tepat

Hidung yang tersumbat dapat menyebabkan anak kesulitan bernapas lewat hidung, rewel, bahkan terbangun beberapa kali saat tidur. Keadaan ini sering kali bikin waktu istirahat anak jadi kurang nyaman, terutama saat pilek cukup mengganggu. Untuk membantu meredakan hidung, orang tua bisa memanfaatkan tetes atau semprotan larutan saline sesuai dengan petunjuk pemakaian.

Pada bayi, lendir yang sudah lebih encer bisa dikeluarkan dengan menggunakan alat penyedot lendir khusus bayi dengan lembut jika diperlukan. Hindari memasukkan benda ke dalam hidung atau menggunakan minyak esensial serta bahan beraroma kuat yang dapat mengiritasi saluran pernapasan. Kalau hidung yang tersumbat sampai membuat anak kesulitan bernapas atau minum, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter, ya.

4. Tetap berikan makanan bergizi tanpa memaksa anak makan

Ketika sakit, nafsu makan anak biasanya menurun, sehingga makanan favoritnya tidak selalu habis seperti biasa. Alih-alih memaksanya makan dalam porsi besar, tawarkanlah makanan dalam porsi kecil namun lebih sering, sesuai selera dan usianya. Pilihlah makanan yang mudah ditelan dan masih mengandung nutrisi, seperti sup hangat, bubur, atau telur yang dimasak matang jika sesuai dengan usia anak.

Baca Juga:Gak Perlu Keluar Rumah! Inilah Cara Migrasi Kartu Telkomsel Fisik ke eSIM Tanpa ke GraPARIJadwal French Open 2026 Hari Ini 20 Oktober, Apakah Tayang di TV atau Live Streaming?

Kalau si kecil menolak untuk makan, berikan jeda sejenak lalu tawarkan kembali ketika dia merasa lebih nyaman. Yang juga tidak kalah penting, pastikan anak tetap mendapatkan cukup cairan karena kebutuhan hidrasi perlu diperhatikan selama masa pemulihan. Jika anak terus menerus menolak minum, mengalami muntah berulang, atau terlihat semakin lemas, segera cari bantuan medis.

5. Pantau gejala dan kenali kapan anak perlu ke dokter

Merawat anak di rumah bukan berarti orang tua cukup menunggu sampai batuk dan pileknya hilang sendiri. Perhatikan apakah demam mulai mereda, anak kembali aktif, dan pola makan serta minumnya berangsur membaik. Jika gejalanya semakin berat, demam menetap, atau anak sempat membaik lalu kembali sakit, sebaiknya periksakan kondisinya ke dokter.

Orang tua juga perlu waspada kalau anak terlihat kesulitan bernapas, napasnya jauh lebih cepat dari biasanya, bibirnya tampak kebiruan, atau sulit dibangunkan. Khusus bayi berusia di bawah tiga bulan, demam dengan suhu 38°C atau lebih perlu segera diperiksakan ke dokter, ya. Jadi, meski ISPA bisa dirawat di rumah pada kondisi tertentu, jangan ragu mencari bantuan medis kalau kondisi si kecil terlihat makin mengkhawatirkan.

0 Komentar