Anak Terkena ISPA? Jangan Panik, Inilah 5 Cara Marawat Si Kecil Lebih Nyaman!

Kesehatan
Ilustrasi anak yang sakit saluran pernapasan (istockphoto)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Saat anak mulai batuk, pilek, atau demam, orang tua pasti ingin segera membuatnya merasa lebih nyaman. Apalagi kalau si kecil jadi rewel, susah tidur, atau kehilangan nafsu makan karena tubuhnya sedang gak fit. Kalau kondisi ini disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), lantas apa yang bisa dilakukan orang tua di rumah untuk membantu anak melewati masa pemulihan?

Nah, merawat anak yang terkena ISPA bukan berarti harus memberikan banyak obat, lho. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa membantu meredakan keluhan, mulai dari memastikan kebutuhan cairannya terpenuhi hingga membuat anak cukup beristirahat. Yuk, simak lima tips merawat anak yang terkena ISPA agar lebih nyaman, sekaligus kenali tanda-tanda kapan si kecil perlu diperiksa dokter!

1. Pastikan anak cukup istirahat selama sakit

Ketika mengalami ISPA, anak biasanya menjadi lebih cepat lelah, rewel, atau kurang aktif dari biasanya. Kalauu biasanya anak suka berlarian dan bermain aktif kesana kemari, kali ini dia mungkin lebih memilih untuk berbaring atau meminta ditemani orang tua. Oleh karena itu, izinkan anak untuk beristirahat sesuai kebutuhan agar tubuhnya memiliki kesempatan untuk sembuh.

Baca Juga:Gak Perlu Keluar Rumah! Inilah Cara Migrasi Kartu Telkomsel Fisik ke eSIM Tanpa ke GraPARIJadwal French Open 2026 Hari Ini 20 Oktober, Apakah Tayang di TV atau Live Streaming?

Gak perlu memaksa anak untuk tidur sepanjang waktu jika dia masih ingin bermain ringan, ya. Cukup ciptakan lingkungan yang tenang, nyaman, dan gak terlalu ramai agar anak bisa tidur lebih nyenyak. Kalau si kecil belum mau tidur orang tua bisa menemaninya membaca buku atau melakukan kegiatan santai lainnya di rumah.

2. Berikan cairan yang cukup agar anak gak dehidrasi

Ketika demam atau pilek, anak kadang-kadang kurang ingin minum, terutama jika tenggorokannya terasa gak nyaman. Namun, asupan cairan tetap harus dipenuhi agar tubuhnya terhindar dari dehidrasi selama sakit. Oleh karena itu, coba tawarkan air putih sedikit-sedikit tetapi lebih sering, sesuai usia dan kebutuhan anak.

Kalau anak masih mendapatkan ASI, teruslah memberikan ASI atau susu sesuai kebutuhannya. Orang tua juga dapat menawarkan minuman yang sesuai dengan rentang usia anak agar dia lebih mudah memenuhi kebutuhan cairan sehari-hari. Selain itu, perhatikan tanda dehidrasi, seperti mulut kering, frekuensi buang air kecil yang lebih jarang, atau tampak sangat lemas.

0 Komentar