RADARCIREBON.TV- Karena air kelapa dianggap sebagai minuman alami yang menghidrasi dan mengandung elektrolit, beberapa orang tua mungkin berpikir bahwa itu baik untuk diberikan kepada bayi mereka, terutama saat cuaca panas atau anak mereka sakit.
Namun, kebutuhan cairan bayi berbeda dengan orang dewasa. Usia menjadi penentu apakah bayi boleh mendapatkan minuman selain ASI atau susu formula.
Batas Usia yang Aman Bayi Boleh Minum Air Kelapa
Bayi di bawah 6 bulan sebaiknya tidak minum air kelapa
Air kelapa tidak dianjurkan untuk bayi berusia kurang dari 6 bulan.
Baca Juga:Siaran Langsung Pertandingan Barcelona vs Feyenoord di Liga Champions 2026 Malam Ini, Apakah Tayang di SCTV?Punya Peran Penting! Inilah 3 Potensi Manfaat dari Air Kelapa untuk Kesehatan Ginjal
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan, tanpa tambahan makanan atau minuman lain, bahkan air putih, kecuali ada alasan medis.
Begitu pula dengan air kelapa. Memberikannya kepada bayi bisa membuat lambung bayi yang masih kecil cepat terisi, sehingga asupan ASI atau susu formula yang jauh lebih penting secara nutrisi dapat berkurang.
Jumlah cairan yang berlebihan juga bukan hal sepele pada bayi kecil. Sebuah laporan dalam Pediatrics mendokumentasikan kasus kejang akibat hiponatremia atau kadar natrium darah yang terlalu rendah setelah bayi mendapat air dalam jumlah berlebihan.
Penelitian tersebut memang bukan tentang air kelapa secara khusus, tetapi menunjukkan mengapa pemberian cairan tambahan pada bayi kecil perlu dilakukan dengan hati-hati.
Bagaimana setelah bayi berusia 6 bulan?
Sekitar usia 6 bulan, bayi mulai memasuki fase MPASI dan secara bertahap mengenal makanan serta minuman lain. Bayi usia 6–12 bulan dapat diberikan sekitar 118–237 mililiter air putih per hari, di samping ASI atau susu formula.
Air kelapa tidak termasuk minuman yang direkomendasikan sebagai kebutuhan rutin bayi. Meski mengandung karbohidrat dan elektrolit seperti kalium dan natrium, tetapi tidak ada bukti bahwa bayi sehat mendapatkan manfaat khusus dengan meminumnya.
ASI atau susu formula tetap menjadi sumber nutrisi utama, sementara air putih menjadi pilihan sederhana untuk tambahan cairan setelah MPASI dimulai.
Baca Juga:Benarkah Air Kelapa Bisa Menetralkan Racun? Simak Penjelasan IniJadwal Sepak Bola Malam Ini 9-10 September 2026: Ada Pertandingan Barca, Liverpool vs ATM
Apabila bayi sudah berusia lebih dari 6 bulan, sehat, dan sudah mengonsumsi MPASI, sedikit air kelapa murni sesekali mungkin t. Jangan sampai air kelapa menggantikan ASI, susu formula, air putih, atau porsi makanan bayi.
