64 Korban Keracunan MBG Bertambah dalam Sehari – Video

64 Korban Keracunan MBG Bertambah dalam Sehari
0 Komentar

Jumlah korban dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis atau MBG di Kota Cirebon terus bertambah. Hingga Kamis siang, total korban menembus 395 orang, Dinas Kesehatan menyebut laju penambahan korban mulai melambat, meski sejumlah pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Jumlah korban dugaan keracunan MBG di Kota Cirebon kembali bertambah. Berdasarkan data Dinas Kesehatan per hari Kamis total korban mencapai 395 orang. Angka ini bertambah 64 orang dibandingkan hari sebelumnya yang tercatat 331 korban.

Dari total korban, sebanyak 218 orang masih menjalani rawat inap, sementara 177 lainnya menjalani rawat jalan atau telah diperbolehkan pulang. Meski jumlah korban terus bertambah, Dinas Kesehatan menyebut laju penambahan pasien mulai melambat.

Baca Juga:IGD RS Siloam Membludak, Pasien Keracunan MBG Dirujuk ke RS Lain – VideoKorban Keracunan MBG Terus Berdatangan ke Rumah Sakit – Video

Kondisi pasien yang masih dirawat juga dilaporkan tidak mengalami gejala berat yang memerlukan perawatan intensif, namun sebagian pasien masih mengalami diare sehingga membutuhkan perawatan lebih lanjut. Layanan penanganan korban kini juga melibatkan Rumah Sakit Muhammadiyah, sementara pasien yang dirujuk ke Rumah Sakit Permata berada di wilayah Kabupaten Cirebon.

Dinas Kesehatan masih berkoordinasi dengan spesialis mikrobiologi klinik untuk menentukan batas waktu gejala yang dapat dikaitkan dengan konsumsi MBG. Sebab, munculnya keluhan setelah konsumsi makanan perlu ditelaah lebih lanjut, termasuk kemungkinan faktor lain di luar makanan yang dikonsumsi.

Dari perkiraan 700 orang yang mengonsumsi MBG, hingga kini tercatat hampir 400 orang mengalami keluhan, Dinas Kesehatan menilai kondisi tubuh dan daya tahan saluran pencernaan juga dapat memengaruhi risiko sakit. Usia anak taman kanak-kanak menjadi kelompok dengan jumlah korban terbanyak, namun rincian pasti jumlah korban berdasarkan kelompok usia belum disampaikan.

0 Komentar