Karhutla Ciremai, Pemprov Jabar Siapkan Opsi Water Bombing – Video

Karhutla Ciremai, Pemprov Jabar Siapkan Opsi Water Bombing
0 Komentar

Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai Kabupaten Kuningan yang terjadi sejak Rabu kemarin semakin meluas. Api dari zona tradisional terus merambat dan mengarah ke zona rimba. Bahkan, jika tak tertanggulangi api berpotensi mengancam zona inti. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan opsi pemadaman melalui water bombing.

Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai Kabupaten Kuningan yang terjadi sejak Rabu kemarin semakin meluas di Kecamatan Pasawahan. Api dari zona tradisional terus merambat dan mengarah ke zona rimba. Bahkan, jika tak tertanggulangi api berpotensi mengancam zona inti. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan opsi pemadaman melalui water bombing.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman saat diwawancara RCTV. Pihaknya menyebutkan, Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi turun langsung ke lokasi pada hari ini Kamis 22 Oktober 2026, untuk memimpin koordinasi penanganan didamping sejumlah pejabat penting kabupaten, termasuk Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar.

Baca Juga:IGD RS Siloam Membludak, Pasien Keracunan MBG Dirujuk ke RS Lain – VideoKorban Keracunan MBG Terus Berdatangan ke Rumah Sakit – Video

Hari ini, pemadaman dilakukan melalui penanganan langsung dan pembuatan sekat bakar, lebih dari 200 personel gabungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Kuningan, serta daerah sekitar, diterjunkan untuk mengendalikan api.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan opsi pengerahan helikopter untuk water bombing, gubernur telah berkomunikasi dengan pemerintah pusat, dan surat permohonan bantuan juga disiapkan, termasuk koordinasi dengan TNI Angkatan Udara.

Usai mendampingi KDM, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menjelaskan, medan terjal dan berbatu menjadi kendala pemadaman, terutama jika api terus merambat ke lereng yang lebih tinggi, kondisi ini meningkatkan risiko bagi petugas yang berupaya menjangkau titik api.

Untuk memperkuat penanganan, relawan dari Kabupaten Majalengka, Kota Cirebon, dan Kabupaten Cirebon dikerahkan secara bergiliran, pemerintah juga menyiapkan logistik berupa makanan dan minuman, untuk mendukung kebutuhan petugas serta relawan di lapangan.

Pemerintah menyiapkan insentif 250 ribu rupiah per hari bagi relawan yang terlibat selama 2 hari, mulai Kamis hingga Jumat, pendataan dilakukan untuk mendukung penyaluran insentif, sekaligus memastikan keterlibatan relawan dalam upaya pemadaman.

0 Komentar